Koto Baru Ingin Jadi Penghasil Manggis Terbesar

oleh
-Walinagari Koto Baru Zulhendrayani membagikan 1.600 bibit manggis kepada anggota Keltan Solok Pintu Gabang, Selasa kemarin. Dia ingin menjadikan nagarinya sebagai penghasil buah manggis terbesar di Padang Pariaman setelah kelapa berhasil. (damanhuri)

PARIK MALINTANG – Walinagari Koto Baru, Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, H. Zulhendrayani membagikan 1.600 bibit manggis kepada Kelompok Tani (Keltan) Solok Pintu Gabang. Bibit manggis yang berasal dari Purworejo, Jawa Tengah itu merupakan pemberian Dinas Pertanian Sumatera Barat kepada Keltan tersebut.

Zulhendrayani minta kepada masyarakat penerima bibit itu untuk merawat dan menanamnya sesuai petunjuk. “Dengan ini kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata dia, Selasa (16/10).

Manggis, merupakan tanaman bernilai ekspor. Akan bisa mendatangkan banyak pemasukan dengan harga jual buah manggis yang selalu tinggi di pasaran. “Pembagian kita lakukan, sesuai catatan yang diberikan Keltan Solok Pintu Gabang, satu-satunya Keltan yang aktif di tengah masyarakat Koto Baru,” ujar Zulhendrayani yang juga Ketua Forum Walinagari Padang Pariaman ini.

PPL Pertanian, Suhelmi menambahkan, manggis jenis ini petunjuknya adalah 100 batang untuk lahan satu hektare. Manggis ini akan berbuah cepat. Perlu dirawat dengan baik, jauhkan dari jangkauan binatang ternak, seperti sapi dan kerbau. “Hasil kajian kita, lahan yang ada di Koto Baru ini mampu menghidupi manggis ini,” katanya.

“Dalam proposal yang naik ke Dinas Pertanian Sumbar, anggota Keltan ini hanya 30 orang. Ternyata setelah bibit datang, jumlah anggota bertambah sekian kali lipat lagi. Tentu, pembagian bibit yang hanya segini kita atur dengan baik, agar semuanya dapat jatah,” kata Suhelmi. (damanhuri)

 

Loading...