Padang  

Kota Padang Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir Hari Ini

Prakiraan BMKG:

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Riau, Sabtu 17 Mei 2025
Ilustrasi.(ist)

PADANG – Kota Padang dan sejumlah kota besar di Indonesia diprakirakan akan diguyur hujan disertai petir hari ini, Selasa (21/4). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya potensi hujan disertai petir di wilayah Indonesia bagian barat, termasuk Kota Padang, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Bengkulu, Pontianak, dan Tanjung Selor.

Prakirawan BMKG Sufia Nur dalam siaran daring menjelaskan bahwa cuaca ekstrem tersebut dipicu oleh dinamika atmosfer yang menyebabkan pertumbuhan awan hujan meningkat di sekitar daerah konvergensi dan sirkulasi siklonik. Potensi cuaca serupa juga membayangi wilayah timur Indonesia, di mana Kota Mamuju dan Ambon diprediksi akan mengalami hujan disertai kilat atau petir sepanjang hari ini.

Selain hujan petir, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang akan mengguyur wilayah Bandung, Palangka Raya, dan Denpasar. Sementara itu, wilayah berpenduduk padat seperti Jakarta, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas ringan.

Dinamika cuaca signifikan ini disebabkan oleh pembentukan sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat Sumatera, Kalimantan Barat, dan Papua yang membentuk daerah pertemuan angin atau konvergensi.

“Kondisi ini memicu potensi hujan lebat hingga sangat lebat, terutama di wilayah Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sulawesi Selatan dan Papua Selatan,” tuturnya.

Baca Juga  BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Terkait potensi cuaca ekstrem tersebut, BMKG mengimbau masyarakat di kota-kota terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak bencana hidrometeorologi seperti genangan air atau banjir rob di wilayah pesisir.

“Masyarakat perlu terus memperbarui informasi cuaca melalui saluran resmi BMKG dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang terjadi secara periodik ini,” kata Sufia. (ant)