PULAU PUNJUNG – Guna meningkatkan kemampuan dalam menangani peristiwa bencana alam, Polri dan TNI gelar latihan gabungan penanganan bencana alam. Latihan tersebut dipusatkan di Mako Polres Dharmasraya, Selasa (22/11/2022).
Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah secara resmi membuka latihan gabungan tersebut. Peserta latihan terdiri dari personel Sat Samapta Polres Dharmasraya, TNI ( Bhabinsa-red), Bhabinkamtibmas dan BPBD Kabupaten Dharmasraya.
Kata kapolres, latihan Gabungan dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan personel TNI dan Polri dalam menangani peristiwa bencana alam. Terutama bagi personil yang bertugas di daerah rawan bencana alam.
Lanjut kapolres, bencana adalah suatu kejadian tak terduga, dapat terjadi kapan saja, dimana saja dan kepada siapa saja. Mengakibatkan kerusakan, kerugian harta benda. Bencana juga dapat mengganggu dan mengancam kehidupan manusia, timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, dampak psikologis serta dampak kesehatan lainnya.
” Kami mengucapkan terima kasih kepada pemateri dalam kegiatan latihan gabungan TNI – Polri dalam simulasi Penanganan Bencana Alam,” kata kapolres.
AKBP Nurhadiansyah menambahkan, mengingat cuaca tak menentu saat ini, sering terjadi hujan, angin dan lain sebagainya. Membutuhkan kesiapsiagaan personil Polri bersinergi dengan TNI dalam penanggulangan bencana. Dharmasraya dianggap sebagai wilayah yang rawan potensi ancaman bencana baik berupa banjir, tanah longsor, dan bencana lainnya.
” Saya berpesan kepada para peserta pelatihan, agar mengikuti pelatihan gabungan penanganan ini dengan serius dan menyerap semua materi yang diberikan,” pungkasnya ( roni )












