SAWAHLUNTO — Komisi III DPRD Kota Sawahlunto meninjau langsung sejumlah proyek infrastruktur di Desa Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang, Rabu (23/9).
Anggota Komisi III DPRD Sawahlunto, Masril, mengatakan pengawasan terhadap proyek pemerintah tidak cukup hanya dilakukan melalui pembahasan usulan di ruang rapat DPRD. Menurutnya, anggota dewan perlu turun langsung ke lapangan sejak awal hingga proyek selesai dikerjakan.
“Kita tidak hanya menerima usulan pemerintah di ruang rapat DPRD menyangkut kegiatan proyek, tetapi harus turun langsung ke lapangan, mulai dari awal kegiatan, pengerjaan hingga selesai,” kata Masril kepada wartawan TOPSatu.com.
Dalam peninjauan tersebut, Komisi III mengecek pekerjaan perbaikan plat duiker dan pengaspalan jalan menggunakan hotmix di Dusun Sawah Tambang, Desa Muaro Kalaban.
Masril yang akrab disapa Pak De itu mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan, pekerjaan plat duiker dan pengaspalan jalan telah selesai dengan hasil yang dinilai baik. Namun, proyek tersebut tetap membutuhkan masa pemeliharaan selama enam bulan ke depan.
Ia menambahkan, masih banyak ruas jalan di Sawahlunto yang perlu mendapat perhatian dan perbaikan. Infrastruktur jalan yang baik dinilai penting untuk memperlancar transportasi barang dan jasa sekaligus mendukung sektor pariwisata.
“Sebagai kota warisan budaya dunia UNESCO yang banyak dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri, kondisi infrastruktur jalan harus menjadi perhatian. Kalau jalan buruk, orang bisa enggan berkunjung,” ujarnya.
Masril menegaskan, Komisi III DPRD Sawahlunto akan terus mendorong pemerintah daerah memperhatikan dan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di seluruh wilayah kota.(sbd)












