Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Gelar Pelatihan Operator Alat Berat di BPVP Sawahlunto

Pembukaan pelatihan operator alat berat track excavator di BPVP Sawahlunto oleh Dandim.0310 SSD diwakili Danramil Talawi Lettu.Aspil Abyes. subandi
Pembukaan pelatihan operator alat berat track excavator di BPVP Sawahlunto oleh Dandim.0310 SSD diwakili Danramil Talawi Lettu.Aspil Abyes. subandi

SAWAHLUNTO – Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang menggelar Pelatihan Operator Alat Berat jenis track excavator di Workshop Otomotif Satuan Pelayanan (Satpel) PVP Sawahlunto.

Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai satuan di lingkungan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, yakni enam personel dari Yonif TP 896/SP, tiga personel dari Yonif TP 897/Singgalang, dan tiga personel dari Brigif TP 35 Siginjai. Selain itu, terdapat tiga peserta umum yang merupakan cadangan dari peserta PVN Batch I.

Kegiatan dibuka pada 2 Juni 2026 dan dihadiri oleh Danramil Talawi Lettu Aspil Abyes, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Batu Tanjung Marwan, Babinsa Batu Tanjung, serta Kepala Bidang Ketenagakerjaan Kota Sawahlunto.

Baca Juga  Adinegoro Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Dalam arahannya mewakili Dandim 0310/SSD, Danramil Talawi Lettu Aspil Abyes meminta para peserta, khususnya utusan dari Kodam, untuk memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan guna mendukung tugas di satuan masing-masing serta meningkatkan kompetensi pribadi.

“Manfaatkan ilmu yang diperoleh untuk membantu pelaksanaan tugas di kesatuan dan pengembangan keterampilan diri. Ikuti seluruh tata tertib yang berlaku di Satpel Sawahlunto serta selalu berkoordinasi dengan satuan masing-masing,” ujarnya.

Ia berharap seluruh materi yang diberikan dapat dipahami dan diterapkan dengan baik di mana pun para peserta bertugas nantinya.

Baca Juga  Polres Sawahlunto Gelar Operasi Ketupat Singgalang 2026

“Pelatihan ini hendaknya mampu dicerna dengan baik dan dapat dilaksanakan dalam setiap penugasan,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan BPVP Padang, Indra Syamsi, menjelaskan bahwa pelatihan berlangsung selama 28 hari kerja dan dijadwalkan berakhir pada 3 Juli 2026.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki kompetensi dan keterampilan yang memadai dalam mengoperasikan alat berat, sehingga dapat mendukung kebutuhan tugas satuan maupun peluang kerja di bidang konstruksi dan infrastruktur. (sbd)