Ketua Umum LDII Meninggal Dunia, Ari Sultoni : Bangsa Ini Kehilangan Seorang Ulama Besar

Ketua Umum DPP LDII alm. KH Abdullah Syam bersama Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat Musyawarah Wilayah LDII Sumbar di Auditorium Gubernuran Sumbar pada 26 Agustus 2019 lalu di Kota Padang.(ist)

PADANG – Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Prof. Dr. Ir. KH Abdullah Syam meninggal dunia pada usia 72 tahun, di Rumah Sakit Veteran dr Suyoto Jakarta, Selasa (14/7).

Menurut Ketua DPW LDII Sumatera Barat M Ari Sultoni kepergian KH Abdullah Syam merupakan kehilangan yang besar tidak hanya bagi LDII tapi juga bangsa ini.

“Ini adalah duka tak hanya bagi LDII, tapi bagi bangsa yang kehilangan seorang ulama besar,” kata Ari Sultoni, Selasa (14/7).

Dia mengatakan, pada 2015 KH Abdullah Syam bersama DPW LDII Provinsi Sumatera Barat mewujudkan kerja sama antara LDII dengan Polri melalui Pelatihan Da’i Kamtibmas Tingkat Regional Angkatan I dan Pelatihan Da’i Kamtibmas Tingkat Regional Angkatan II pada 2019.

Kehadiran beliau terakhir di Sumatera Barat saat Musyawawah Wilayah (Musywil) dan pengukuhan Pengurus DPW LDII Provinsi Sumatera Barat periode 2019-2024 pada tanggal 26 Agustus 2019 yang digelar di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat di Kota Padang.

Sementaraitu, menurut dr Dani Pramudya, SpEM, yang mendampingi Abdullah Syam hingga saat meninggal dunia, mengatakan, Ketua Umum DPP LDII itu menderita komplikasi diabetes, hipertensi, dan jantung.

“Beliau meninggal dunia pada pukul 03.30 pada Selasa, 14 Juli 2020,” ujar Dani. Sebelumnya Abdullah Syam telah dirawat di rumah sakit selama lima hari.

Karena kondisinya telah stabil, dokter yang merawat mengizinkan pulang, namun sesampai di rumah kondisinya menurun kembali.

“Beliau kemudian dirawat di rumah sakit hingga meninggal dunia,” ujar Dani.

Abdullah Syam dilantik menjadi Ketua Umum DPP LDII sejak 1998-2005, 2005-2011, 2011-2016, dan 2016-2021. Dalam memimpin DPP LDII selama empat periode Abdullah Syam membawa perubahan dalam gerak organisasi, yang lebih inklusif dan lincah dalam membaca lingkungan strategis.

“Pada saat reformasi, Pak Abdullah Syam berhasil memanfaatkan momentum tersebut dengan menerbitkan Majalah Nuansa dengan izin resmi memakai SIUPP,” ujar Ketua DPP LDII Prasetyo Sunaryo.

Abdullah Syam selain menjadi birokrat dan peneliti di Kementerian Kehutanan merupakan sosok yang aktif. Dia tak segan-segan menyambangi warga LDII di wilayah Pulau Sebatik, perbatasan Indonesia-Malaysia. Selain itu, ia juga kerap menyambangi para pelajar atau warga LDII yang bekerja di luar negeri, untuk melihat secara langsung kegiatan pembinaan generasi muda.