PADANG – Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, melakukan langkah strategis dalam membentengi moral generasi muda di tengah gempuran era digital melalui penguatan program Smart Surau.
Saat memimpin Tim III Safari Ramadan Pemerintah Kota Padang di Mushala Nurul Iman, Kelurahan Bungo Pasang pada Minggu (1/3/2026), ia menekankan pentingnya peran rumah ibadah sebagai pusat peradaban.
Muharlion mengingatkan bahwa tantangan globalisasi saat ini sangat besar, sehingga masjid dan mushala harus menjadi tempat utama bagi anak-anak untuk mendapatkan pondasi agama yang kuat.
Dalam arahannya di hadapan jemaah, Muharlion menegaskan bahwa fungsi mushala kini harus bertransformasi tidak hanya sekadar tempat ibadah ritual, tetapi juga menjadi pusat pendidikan karakter.
Pendidikan akhlak sejak dini dianggap sebagai kunci utama agar remaja di Kota Padang tidak terjerumus ke dalam dampak negatif teknologi dan pergaulan bebas.
Ia berharap pengurus mushala dapat menciptakan suasana yang ramah bagi anak-anak agar mereka merasa betah dan senang beraktivitas di lingkungan keagamaan tersebut.
Implementasi program Smart Surau menjadi sorotan utama dalam agenda Safari Ramadan kali ini sebagai strategi jitu membangun generasi yang religius.
Program ini didesain untuk mendorong anak-anak agar rutin melaksanakan salat berjamaah serta aktif dalam pembelajaran tahfiz Al-Qur’an di lingkungan masing-masing.
Dengan membiasakan anak-anak dekat dengan Al-Qur’an, Pemerintah Kota Padang optimis dapat mencetak generasi emas yang cerdas secara intelektual namun tetap rendah hati secara spiritual.
Muharlion menjelaskan secara mendalam bahwa skema Smart Surau mengajak anak-anak untuk kembali ke masjid setelah pulang sekolah mulai dari waktu Magrib hingga Subuh berjamaah.
Pola ini diterapkan agar waktu luang generasi muda terisi dengan kegiatan positif sehingga mereka tidak merasa ‘kehilangan arah’ di tengah perkembangan teknologi yang pesat.
Kebiasaan berinteraksi di surau diharapkan mampu membangun kontrol sosial yang lebih baik di antara sesama remaja di Kota Padang.
Selain fokus pada pembinaan mental, Ketua DPRD Padang ini juga memberikan perhatian serius terhadap isu kebersihan lingkungan sebagai syarat mutlak kota maju.
Ia mengajak warga Perumahan Permata Balai Gadang 3 untuk mulai membiasakan pemilahan sampah dari rumah sebagai dukungan nyata terhadap program pemerintah daerah.
Kesadaran kolektif dalam mengelola sampah rumah tangga dianggap sebagai langkah awal yang krusial bagi keberlanjutan pembangunan lingkungan yang sehat dan asri.
Menurut Muharlion, kebersihan adalah salah satu indikator utama martabat sebuah kota di mata wisatawan maupun investor.
Ia memiliki optimisme tinggi bahwa jika seluruh lapisan masyarakat konsisten dalam menjaga kebersihan, maka dalam dua hingga tiga tahun ke depan Padang bisa meraih predikat kota terbersih di Indonesia.
Kolaborasi antara ketaatan beragama di masjid dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar akan menciptakan ekosistem kehidupan perkotaan yang jauh lebih berkualitas.
Sebagai wujud nyata dukungan legislatif terhadap fasilitas keagamaan, Muharlion menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp25 juta untuk mendukung pembangunan Mushala Nurul Iman.
Bantuan stimulan dari APBD Kota Padang ini diharapkan dapat memacu semangat jemaah untuk mempercepat pengembangan fasilitas ibadah yang memadai bagi warga sekitar.
Ia menegaskan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan harus berdampak langsung pada kenyamanan umat dalam menjalankan ibadah serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kegiatan Safari Ramadan yang berlangsung hangat ini ditutup dengan diskusi bersama tokoh masyarakat dan jajaran Tim III Pemerintah Kota Padang.
Kehadiran para pimpinan daerah di tengah masyarakat ini membuktikan sinergi yang kuat dalam mengawal pembangunan baik fisik maupun sumber daya manusia.
Muharlion berharap semangat Ramadan kali ini menjadi titik balik bagi penguatan nilai-nilai sosial dan keagamaan di seluruh pelosok Kota Padang demi mewujudkan kota yang benar-benar madani. (*)












