Kereta Api Sumatera Barat Makin Ramai Penumpang!

 

PADANG-Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat mengumumkan kabar gembira! Selama periode Januari hingga Juli 2024, minat masyarakat untuk menggunakan kereta api semakin meningkat pesat. Baik untuk perjalanan pribadi maupun angkutan barang, kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat Sumatera Barat.

Jumlah penumpang kereta api di Sumatera Barat mengalami peningkatan sebesar 9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Stasiun Padang, Pariaman, Air Tawar, BIM, dan Naras menjadi lima stasiun tersibuk.
Faktor utama peningkatan ini adalah semakin nyaman dan terjangkau nya layanan kereta api, ditambah dengan meningkatnya jumlah rombongan, terutama dari sekolah-sekolah.

Selain jumlah penumpang yang meningkat, KAI juga berhasil meningkatkan ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan kereta api.

“Kami sangat senang dengan pencapaian ini. Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya dengan layanan kereta api. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan agar kereta api menjadi moda transportasi utama pilihan masyarakat Sumatera Barat,” M. As’ad Habibuddin, Kahumas KAI Divre II Sumatera Barat, saat temu ramah dengan awak media di Padang, Selasa (13/8) di salah satu rumah makan di Padang.

Disebutkannya, pada periode tersebut, KAI Divre II Sumbar melayani 1.065.521 penumpang kereta api, meningkat 9% dibanding periode yang sama tahun 2023 yakni 975.886 penumpang.

Rincian KA angkutan penumpang KAI Divre II Sumbar pada periode Januari s.d Juli 2024 yaitu KA Pariaman Ekspres (Pauhlima – Padang – Naras pp) sebanyak 824.860 penumpang, KA Minangkabau Ekspres (Pulau Air – Padang – BIM pp) sebanyak 171.317 penumpang, dan KA Lembah Anai (Kayu Tanam – BIM pp) sebanyak 69.344 penumpang.

”Peningkatan volume penumpang tersebut ditunjang oleh berbagai faktor, salah satunya adanya sejumlah rombongan dari instansi sekolah. Di samping itu, minat masyarakat menggunakan kereta api juga semakin meningkat karena kereta api menawarkan kenyamanan dengan harga yang murah,” kata As’ad.

Baca Juga  Diduga Rem Blong, Bus Pariwisata Tabrak Truk Tangki Pertamina

Adapun 5 stasiun favorit yang paling banyak melayani penumpang untuk naik-turun KA yaitu Stasiun Padang, Stasiun Pariaman, Stasiun Air Tawar, Stasiun BIM, dan Stasiun Naras.

Dari sisi ketepatan waktu keberangkatan ataupun kedatangan kereta api penumpang di Divre II Sumbar, juga mengalami peningkatan performa. Dalam kurun Januari s.d Juli 2024, tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api penumpang mencapai 99,8%, meningkat dibanding Januari s.d Juli 2023 yakni 99,4%. Adapun tingkat ketepatan waktu kedatangan kereta api penumpang pada Januari s.d Juli 2024 mencapai 99,4%, meningkat dibanding Januari s.d Juli 2023 yakni 98,9%.

Perbaikan performa ketepatan waktu kereta api ini diraih melalui peningkatan mutu kinerja operasional secara keseluruhan termasuk perawatan sarana dan prasarana. Ketepatan waktu merupakan salah satu keunggulan dari transportasi kereta api yang bebas macet, sehingga diminati oleh penumpang.

“Mengingat tiket terbatas, maka kami menyarankan kepada calon pelanggan untuk merencanakan perjalanan dan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI,” kata As’ad.

Pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI dapat dilakukan sejak H-7 keberangkatan. Sehingga calon pelanggan yang memiliki rencana menggunakan KA dapat jauh-jauh hari membeli tiket tanpa takut kehabisan. KAI juga masih menyediakan loket untuk penjualan tiket yang dibuka 3 jam sebelum keberangkatan KA, dengan catatan jika tiket masih tersedia.

“KAI akan terus melakukan perbaikan-perbaikan di seluruh lini guna meningkatkan pelayanan bagi pelanggan serta keselamatan perjalanan kereta api. Dengan upaya peningkatan kualitas secara kontinyu ini, kami berharap kereta api dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan,” kata As’ad.

Baca Juga  Pasar Sumani Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

Angkutan Barang

Bukan hanya penumpang, angkutan barang melalui kereta api juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. KAI berhasil mengangkut lebih dari 1 juta ton barang selama periode tersebut, dengan komoditas utama seperti semen dan klinker. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan yang efisien dan andal untuk pengiriman barang dalam jumlah besar.

Sementara untuk angkutan barang, pada periode Januari s.d Juli 2024, KAI Divre II Sumbar mengangkut 1.171.090 ton barang, meningkat 11% dibanding periode yang sama tahun 2023 sebanyak 1.052.570 ton barang.

“Pertumbuhan angkutan barang tersebut ditopang oleh adanya penambahan frekuensi perjalanan dan rute, serta penambahan gerbong dalam satu rangkaiannya. Hal ini sebagai dampak terus meningkatnya permintaan pelanggan atas angkutan barang menggunakan kereta api,” kata As’ad.

Saat ini, KAI Divre II Sumbar melayani komoditas semen curah dan klinker, dengan total angkutan masing-masing 769.140 ton dan 401.950 ton dalam kurun Januari s.d Juli 2024.

Dari sisi ketepatan waktu keberangkatan ataupun kedatangan kereta api barang di Divre II Sumbar, juga mengalami peningkatan performa. Dalam kurun Januari s.d Juli 2024, tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api barang mencapai 85,3%, meningkat dibanding Januari s.d Juli 2023 yakni 78,3%. Adapun tingkat ketepatan waktu kedatangan kereta api barang pada Januari s.d Juli 2024 mencapai 85,2%, meningkat dibanding Januari s.d Juli 2023 yakni 78,1%.

Angkutan barang menggunakan kereta api memiliki berbagai keunggulan seperti ketepatan waktu, keamanan, kapasitas besar, bebas pungutan liar, dan dikelola oleh SDM yang profesional.

“Angkutan barang KAI hadir untuk dapat mendukung biaya logistik yang kompetitif dan mengurangi dampak eksternalitas seperti kemacetan, polusi, jalan-jalan yang rusak, serta meningkatkan daya saing global,” tutup As’ad.