Kedapatan Konsumsi Sabu dan Inex Suami Istri Diringkus Polisi

oleh
Waka Polres Bukittinggi Kompol. Albert Zai didampingi Kasat Narkoba, AKP. Efriandi Aziz. memperagakan barang bukti kasus narkoba di wilayah mereka, usai jumpa pers. (Martiapri Yanti)

BUKITTINGGI-Sepasang suami istri HF (40) dan SP (27) diringkus Sat Narkoba Polresta Bukittinggi di Kawasan Tarok Dipo, Kecamatan Guguak Panjang, saat mengkonsumsi narkotika jenis sabu dan inex.

Waka Polres Bukittinggi Kompol. Albert Zai, didampingi Kasat Narkoba, AKP. Efriandi Aziz menjelaskan, penangkapan berawal dari laporan masyarakat.

“Sat Narkoba langsung melakukan penyelidikan selama satu bulan. Kedua tersangka kita ringkus di rumahnya Selasa (3/4) pukul 02.00 WIB, sedang mengkonsumsi sabu,” sebut Albert Zai, Rabu (11/4) saat jumpa pers di Mapolres.

Setelah diamankan, petugas menggeledah rumah tersangka. Ditemukan barang bukti sabu seberat 15 gram, diakui tersangka dijual dengan harga Rp1,4 juta per gramnya. Di lantai dua rumah tersangka, ditemukan inex 491 butir.

Ketika diinterogasi, diakui tersangka mendapatkan barang tersebut dari Pekanbaru, dijual dengan harga Rp150 ribu per butir. Dari 600 butir yang dimilikinya, hanya ditemukan petugas 491 pil sebagai barang bukti, lainnya terlanjur diedarkan. Berikut ada satu unit HP, tas kecil dan timbangan.

Kini pengungkapan kasus terbesar untuk narkotika jenis inex berada di wilayah hukum Bukittinggi. Tersangka HF pemain lama dan residivis kasus yang sama.

Selain pemakai, tersangka juga mengedarkan narkotika jenis sabu dan inex. Kedua tersangka diancam dengan UU No 35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(Martiapri Yanti)

Loading...