Kebakaran Ruko dan Rumah Petak di Gadut, Satu Orang Terluka 

Gudang terbakar

PADANG – Kebakaran melanda deretan ruko, toko, dan rumah petak di Jalan Jawa Gadut, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Senin (12/10) pagi. Sedikitnya tiga ruko, dua toko, dua rumah petak berbahan kayu, serta sejumlah kendaraan dan tempat usaha ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran yang terjadi di kawasan pertokoan padat itu menyebabkan satu orang mengalami luka bakar. Sementara itu, 22 orang dari lima kepala keluarga terpaksa mengungsi karena tempat tinggal mereka terdampak kebakaran.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 07.35 WIB. Setelah laporan diterima, petugas langsung bergerak dua menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 07.49 WIB.

“Petugas segera melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi. Penanganan selesai sekitar pukul 08.40 WIB,” ujar Rinaldi.

Baca Juga  Perumda AM Padang Perbaiki Kebocoran Pipa di Depan UNP Gadut, Distribusi Air Sempat Terganggu

Rinaldi mengatakan, kebakaran bermula ketika seorang saksi yang berada di teras toko konter telepon seluler mendengar suara ledakan dari bangunan di sebelahnya yang digunakan sebagai tempat penyimpanan bahan bakar minyak (BBM). Setelah mendengar ledakan tersebut, saksi segera melaporkannya kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dari rekan kepolisian,” katanya.

Dalam peristiwa itu, api menghanguskan tiga ruko, dua toko, dan dua petak rumah kayu. Sejumlah kendaraan serta tempat usaha lain juga terdampak, terdiri atas dua unit becak motor (bentor), tujuh sepeda motor, dan dua unit warung kontainer minuman.

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 35 x 10 meter persegi. Berdasarkan pendataan sementara, kerugian akibat kebakaran ditaksir sekitar Rp3 miliar. Meski demikian, petugas memperkirakan aset senilai sekitar Rp500 juta berhasil diselamatkan dari amukan api.

Kondisi lokasi yang merupakan kawasan pertokoan padat dengan akses jalan sempit menjadi salah satu tantangan dalam penanganan kebakaran. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, terdiri atas delapan unit dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, satu unit dari Damkar Semen Padang, dan satu unit dari Damkar Universitas Andalas.

Baca Juga  22 Sekolah Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi Kota Padang, Total Kerugian Rp6,8 M

Sebanyak 85 personel turut terlibat dalam upaya pemadaman dan penanganan di lokasi kejadian. Petugas gabungan yang berada di lapangan meliputi unsur pemadam kebakaran, TNI, Polri, PLN, PMI, Kelurahan Limau Manis, serta kelompok siaga bencana.

Selain bangunan yang terbakar, satu ruko lainnya dilaporkan mengalami kerusakan ringan. Petugas juga mengantisipasi kemungkinan api merambat ke dua bangunan lain di sekitar lokasi.

Satu orang bernama Isul, berusia 47 tahun, dilaporkan mengalami luka bakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Adapun 22 orang penghuni yang berasal dari lima kepala keluarga harus mengungsi setelah tempat tinggal mereka terdampak kebakaran. (der)