BATUSANGKAR – Tradisi seni budaya yang menjadi kearifan lokal anak Nagari Atar Kecamatan Padang Ganting menguat saatnya digelarnya gebyar pesona Talago Biru Atar, Sabtu (3/9).
“Iven ini berupaya mengangkat dan memperkenalkan kearifan lokal anak Nagari Atar, makanya Pemkab membuat program unggulan satu nagari satu event,” kata Bupati Eka Putra.
Diutarakannya, hari ini dapat disaksikan saat kegiatan pembukaan ditandai dengan bakar talago dan memandikan kerbau.
“Bakar Talago secara filosofi diyakini masyarakat Nagari Atar sebagai bentuk sujud syukur atas panen dan suatu bentuk kegembiraan,” ucapnya.
Selain itu, dalam acara tersebut juga muncul kembali tradisi dan kebudayaan lama ke permukaan, seperti budaya memandikan kabau batanduak ameh, mambaka talago, pacu ondan (berenang menggunakan satu batang bambu) dan berenang menggunakan kelapa sebagai tradisi lama yang tidak dilaksanakan.
Bupati meyakini Gebyar Talago Biru Nagari Atar Event akan menjadi daya tarik bagi masyarakat sendiri, wisatawan dan khususnya bagi perantau Tanah Datar mendorong untuk pulang kampung melihat kekayaan budaya yang muncul setelah dilaksanakannya satu iventl satu nagari ini.
Bupati Eka Putra berharap program ini mempunyai dampak terhadap peningkatan pengembangan wisata di Talago Biru dan meningkatkan Ekonomi masyarakat khususnya di Nagari Atar.
Atas semua itu, Bupati menyampaikan pada masyarakat Atar yang telah bertahan dengan potensi kebudayaan anak nagari Atar sehingga muncul untuk memberikan nilai-nilai positif terhadap pariwisata dan perekonomian masyarakat.
Sebelumnya, Wali Nagari Atar Halyu Pardi mengatakan dalam upaya mendukung program Pemkab Tanah Datar, maka diupayakan membenahi Talago Biru dengan berbagai fasilitas sehingga nantinya dapat digelar iven-iven disini yang dapat mendatangkan pengunjung.
Halyu Pardi juga meminta Pemda melalui OPD terkait kiranya dapat membenahi sarana dan prasarana di Talago Biru sehingga semakin baik dan menarik bagi wisatawan untuk datang berkunjung.
‘’Anggaran yang diinvestasikan Bumnag Rp.38 juta lebih, kami berharap agar Pokdarwis dapat memanfaatkannya dengan baik sehingga dapat mendatangkan hasil bagi nagari dan juga masyarakat,” terang Halyu.
Ia minta agar fasilitas secepatnya diatasi, yaitu mck dan taman bermain. Gebyar Talago Biru Nagari Atar akan berlangsung selama dua hari dengan menampilkan berbagai bentuk kebudayaan tradisional terutama kesenian unggulan Nagari Atar.
Sementara itu, Tokoh perantau Nagari Atar, H.Yusparman pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih dengan program Bupati terhadap satu iven satu nagari yang bertujuan untuk menggali dan pengembangan budaya Tanah Datar di setiap nagari.
“Terima kasih atas perhatian bupati pada masyarakat Atar, selama ini Atar terkenal dengan tugu fotocopy namun dengan adanya program Bupati kedepannya nagari Atar juga terkenal dengan keindahan Talago
Biru,” ucapnya.
Kegiatan ini juga diikuti Ketua DPRD Tanah Datar Rony Mulyadi Dt. Bungsu beserta Anggota, M.Shadiq Pasadigoe mantan Bupati Tanah Datar periode 2005-2015, kepala OPD, pimpinan BUMN, camat dan wali nagari serta tokoh masyarakat perantau Atar. (ydi)












