Agam  

Kasus Masih Nihil, Agam Bertekad Tekan Penyebaran Covid-19

Indra Catri. (ist)

LUBUK BASUNG – Agam bertekad menekan penyebaran virus covid 19 minimal mendekati zero kasus atau nihil orang terinfeksi virus corona. Sampai hari ke-6 pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Sumbar atau hari ke- 4 pelaksanaan ibadah puasa, Alhamdulillah di Agam tidak ada warga yang terpapar virus yang mencemaskan itu.

Untuk itu Pemkab Agam mengefektifkan pengawasan dan pendekatan kepada masyarakat dengan membentuk 16 Tim Monitoring turun ke masyarakat di 40 masjid seluruh kecamatan mulai Minggu (26/4).

Kalau sebelumnya salah satu tujuan turunnya Tim Ramadhan untuk meramaikan masjid masjid, Tim Monitoring ini memastikan khidmat nya ibadah Ramadhan 1441 H di rumah rumah untuk memutus penyebaran covid 19.

Khasman, Juru Bicara Bupati Agam kepada Topsatu Senin (27/4) mengatakan, masing-masing Tim Monitoring yang ketuai Unsur Forkopimda , Forum Diskusi Politik, Sekretaris Daerah dan Asisten Sekretaris Daerah bertugas melakukan dialog dengan tokoh masyarakat dan pengurus masjid untuk memastikan suasana aman tertib lancar dan terlaksananya PSBB di Agam.

Baca Juga  Pasar Pariaman Terapkan Physical Distancing, Pedagang dan Pembeli Wajib Pakai Masker

“Bupati mengakui walaupun tidak banyak, tapi masih ada beberapa masjid yang menyelenggarakan salat berjamaah baik Tarawih maupun salat Jumat. Untuk itu Tim diminta untuk terus menerus meyakinkan pengurus masjid dan musalla untuk mematuhi imbauan pemerintahannya dan Majlis Ulama Indonesia (MUI) untuk melaksanakan ibadah di rumah,” katanya.

Bupati Indra Catri, kata Khasman mengungkapkan rasa kekhawatiran nya kalau virus itu “menyerang” warganya. Bupati, katanya memberikan contoh ketidakdisiplinan masyarakat Pasar Raya Padang dan Payakumbuh.

“Kita harus berkaca kepada apa yang terjadi di Pasar Raya Padang dan Payakumbuh. Akibat tidak mengindahkan sosial dan physical distancing, puluhan warga Padang terpapar covid 19, kita berharap hal itu tak terjadi di Agam” kata Khasman mengulangi ucapan bupati.

Baca Juga  Harga Cabai Merah di Agam Naik Jadi Rp50 Ribu/Kg

Dalam konteks ini Indra Catri menekankan bahwa persoalan ini demi keselamatan bersama.

“Ini bukan hanya masalah Indra Catri dan Trinda Farhan selaku bupati dan wakil bupati atau Irwan Prayitno dan Nasrul Abit selaku Gubernur dan wakil Gubernur. Ini menyangkut nyawa anak kemenakan, kita bersama segenap masyarakat,” demikian dikatakan bupati, kata Khasman.

Sementara itu Khasman mengatakan, ketua GTP 2 Covid 19 Agam H. Martiaswanto menyatakan siap mengkoordinir upaya melawan penyebaran sesuai araha bupati. “Tidak ada orang membawa masuk virus covid 19 ke Agam, tidak ada yang pergi menjemputnya keluar Agam, Insya kita bisa bertahan di posisi zero covid 19,” kata Khasman mengulangi Martiaswanto. (M.Khudri)