Kasihan, Bocah Malang Itu…

  • Whatsapp
Muhammad Davin Albuti bocah malang korban tabrak lati ketika mendapat pertlongan medis di RSI Ibnu Sina Padang Panjang. (foto2 dokumentasi)

PADANG PANJANG – Malang benar nasibmu Davin, sudahlah kau tertabrak di jalan raya, penabrak melarikan diri. Hingga menghembuskan nafas terakhir kau tak pernah sadar akibat kepala terhempas ke aspal dan kaki sebelah kanan patah.

Muhammad Davin Albuti, 7 tahun adalah korban tabrak lari pengendara sepeda motor jenis matic yang hingga kini tidak diketahui kemana larinya.

Peristiwa lakalantas itu terjadi Rabu (27/7) di depan SD 07, Jl. Sutan Syahrir, jalan raya Padang – Bukittinggi. Davin bersama beberapa orang temannya sedang menyeberang, tiba-tiba datang sepeda motor yang melaju kencang dari arah Padang hendak menuju pusat kota Padang Panjang.

Sepeda motor yang dikendarai anak muda berjaket oranye yang hingga kini tidak diketahui identitasnya itu menabrak Davin. Bocah itu terpental bersimbah darah. Ironisnya sepengendara bukan membantu korban tetapi melarikan diri.

Sejumlah warga yang melihat kejadian itu berusaha mengejar pelaku, tetapi kalah cepat.
Di ruas jalan itu ada rekaman CCTV namun sulit mengenal pelaku. Nomor polisi motor di bagian belakang tak terekam jelas, sedangkan plat nomor polisi bagian depan tidak ada sama sekali. Si pengendara memakai helm, masker dan jaket.

Davin dilarikan ke RSI Yarsi Padang Panjang. Namun karena kondisi korban luka berat kemudian dirujuk ke RSAM Achmad Mukhtar Bukittinggi. Di rumah sakit inilah bocah malang itu menghembuskan nafas terakhir Jumat (31/7) sekitar pukul 04.00 WIB.

Jumat pagi jenazah disemayamkan di rumah duka di Kampung Baru, Kelurahan Silaing Atas yang hanya berjarak sekitar 400 meter dari lokasi kecelakaan.

Ratusan pelayat datang bersimpati atas nasib yang menimpa bocah malang ini. Menjelang Shalat Jumat, jenazah dimakamkan di pemakaman keluarga di Jorong Kayu Tanduak, Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.

Anak baik dan lincah

Pos terkait