PADANG PANJANG -Keputusan RA, warga Kelurahan Silaing Bawah Kota Padang Panjang bersama anggota keluarganya melakukan karantina mandiri di rumahnya tidak hanya mengundang simpati dari banyak orang, tetapi juga memunculkan kepedulian.
Sejak keluarga itu melakukan karantina mandiri, hampir setiap hari ada saja orang yang mengantarkan makanan bagi mereka. Makanan dan minuman itu digantung sang penyumbang di pagar rumahnya.
“Bukan hanya makanan dan minuman siap santap, tetapi juga ada bahan-bahan untuk dimasak. Ada juga yang kasih sayur dan ubi kayu. Terimakasih kepada siapa saja yang telah membantu kami, semoga Allah membalas dengan pahala berlipat ganda,” kata RA, Selasa (5/5) melalui pesan whatsapp.
RA dan keluarga memutuskan mengisolasi diri di rumah setelah anaknya yang seorang dokter di RSUD Padang Panjang dinyatakan positif covid-19. Mereka benar-benar mengurung diri dalam rumah dan menolak menerima tamu.
Lantaran tidak bisa kemana-mana, tentu mereka kesulitan mendapatkan pasokan bahan makanan. Melihat kondisi itulah kemudian muncul kepedulian dari berbagai pihak, terutama warga sekitar kediaman RA.
“Sikap yang ditunjukan RA dan keluarga patut diapresiasi. Dia mengisolasi diri di rumah agar tidak ada kontak dengan warga lainnya,” kata Lurah Silaing Bawah, Zamri.
Sembari mengisolasi diri di rumah, RA dan keluarga telah melakukan test swab. Alhamdulillah hasilnya negatif. Meski demikian, RA dan keluarga tetap akan menjalani karantina hingga 14 hari. (Jas)












