Padang – Polda Sumbar bersama Polisi Militer TNI memberantas peredaran narkoba di kawasan Pasar Gaung, Kelurahan Gates Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Sabtu (9/11).
Disinyalir lokasi tersebut marak sekali peredaran narkoba di sana. Terakhir diketahui, sempat ada anggota polisi disekap saat penangkapan di sana.
Dari penggrebekan tersebut, tujuh orang diamankan bersama barang bukti diduga sabu dan alat bong serta senjata tajam dari kampung tersebut.
Pantauan di lapangan, saat tim gabungan menyisir lokasi kejadian, sejumlah warga melakukan perlawanan dan memprovokasi warga lainnya saat tim gabungan memeriksa di sana.
Terlihat anggota kepolisian bersenjatakan lengkap dari Samapta dan Brimob dikerahkan ke sana untuk mengepung lokasi tersebut. Selain tim dari kepolisian, POM TNI pun juga dilibatkan saat operasi tersebut.
Di dalam perkampungan ditemukan banyak alat isap dan bungkusan plastik yang diduga berisikan sabu. Saat penangkapan, enam orang yang menjadi target operasi (TO) petugas berhasil kabur.
Seluruh pintu masuk dan keluar perkampungan dikepung tim gabungan. Sebelum tim berpakaian dinas ke sana, telah ada tim opsnal reserse narkoba yang diturunkan ke lokasi kejadian.
Saat penggrebekan petugas sempat mengeluarkan tembakan peringatan dan juga mengamankan seorang wanita yang diduga memprovokasi.
“Malam ini jajaran Polda Sumbar dibantu POM TNI dari angkatan darat dan laut, kemudian tokoh masyarakat hadir di sini untuk memberantas peredaran narkoba di sini,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Nicko A Setiawan.
Nicko mengatakan, sudah beberapa kali langkah dari Direktorat narkoba yang melakukan penangkapan di sini, selalu terjadi perlawanan. Khususnya dari keluarga pelaku, ada beberapa kendaraan anggota opsnal narkoba pecah kacanya karena dilempar batu dan sempat ada penyekapan terhadap anggota Opsnal Narkoba Polresta Padang.
“Mau tidak mau kita terpaksa melepas pelaku dengan diganti petugas yang disekap, untuk memastikan keamanan dari anggota,” ujar Nicko.
Dikatakan, kedepannya setelah kegiatan ini, pihaknya berharap kepada masyarakat yang pro terhadap kegiatan ini bersama dengan camat, dan tentu dari Kapolsek Lubuk Begalung dan KP3 bisa membentuk wilayah ini menjadi wilayah yang bebas dari peredaran narkoba.
“Ketua Forum RT RW yang ada di sini bisa menjadi penanggungjawabnya, supaya kegiatan yang sudah dilakukan sore ini berdampak positif. Jangan sampai kegiatan kita sore ini, hanya sampai di sini saja. Dan besoknya ada lagi-ada lagi,” katanya.
Dijelaskannya, dengan adanya kegiatan ini harus didukung oleh masyarakat melalui forum RT RW, supaya Kampung Gaung yang selama ini dikenal banyak peredaran narkoba, nanti menjadi bersih dan mungkin bisa menjadi percontohan kampung bebas narkoba seperti di Rawang.
“Untuk barang bukti belum bisa kita sebutkan, karena perlu kita timbang dulu, mungkin keesokkan hari atau lusa akan kita sampaikan kembali,” ujarnya.
Dijelaskannya, untuk ketujuh orang yang diamankan ini, pihaknya masih mendalami apakah ada keterkaitan mereka dengan barang bukti yang disita petugas.
“Kita akan proses secara hukum untuk ketujuh orang ini. Apabila mereka urinenya positif dan barang buktinya tidak ada, nanti kita ajukan untuk rehabilitasi,” jelasnya. (der)












