Agam  

Kamaruzzaman, Korban Perampokan Emas Matur Dikunjungi Kapolres Agam

LUBUK BASUNG – Kapolres Agam AKBP. Ferry Ferdian, S.I.K mengunjungi ke kediaman korban perampokan Kamaruzaman (47), di Panta Pauh Kecamatan Matur, Selasa (20/9).

“Yang bersangkutan merupakan korban perampokan emas 1.2 kg dan uang tunai Rp. 250 juta rupiah di daerah Matur, Jum’at (16/9) lalu,”katanya.

Kunjungan Kapolres Agam bersama jajarannya itu, untuk mengungkap rasa keprihatinan atas musibah yang menimpa korban, atas aksi perampokan sadis itu, yang tidak hanya menyikat 1,2 kg dan uang tunai sebanyak Rp 250 juta rupiah milik korban saja, namun juga menyakiti tubuh korban dengan menembak paha sebelah kanannya.

Saat membesuk korban, pihaknya itu meminta doa restu dari keluarga korban dan masyarakat sekitar, agar pelaku bisa segera ditangkap dan dijatuhi hukuman sesuai aturan hukum yang berlaku.

Selain itu, pihaknya menegaskan, usai membesuk korban tersebut, akan langsung bergabung dengan tim untuk memburu para pelaku yang saat ini masih kabur.

“Hingga kini, pihaknya masih berupaya semaksimal munkin untuk menangkap para pelaku yang kabur usai melakukan aksi sadisnya tersebut dan mengusut setuntas tuntasnya kasus itu,”katanya.

Pihaknya akan kerahkan personil semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus perampokan itu, agar semua pelaku yang terlibat bisa ketangkap dan barang – barang yang hilang bisa kembali lagi, untuk itu saya mohon doanya, semoga tim yang telah saya bentuk ini berhasil menangkap semua pelaku.

Baca Juga  Sapi Kurban tak Kunjung Datang, Jemaah Musala Baitul Jannah Kecewa

Kamanruzaman, korban perampokan yang masih terbaring lemah di kediamannya itu, mengucapkan terimakasih atas perhatian dan dukungan Kapolres Agam tersebut, bahkan sengaja membejuk kerumahnya untuk menyampaikan ungkapan prihatin dan rasa duka itu.

“ Baru kali ini saya dengar, Kapolres Agam langsung ke rumah korban, untuk memberikan motivasi dan meyakinkan korban bahwa pihaknya akan berupaya maksimal untuk mengungkap kasus. Mudah-mudahan para pelaku bisa segera ditangkap,” katanya.

Kasus perampokan yang menggegerkan masyarakat Sumbar itu, terjadi Jumat,(16/9/22) sore, usai korban bersama adiknya Yuliandri,(45) pulang berdagang emas dari Pasar Lawang, Kecamatan Matur.

Sebelum dirampok, korban sempat diintai sejak berangkat pulang dari pasar Lawang menuju rumahnya, hingga sesampai di TKP dekat Bukik Apik jalan lintas Matur – Padang Luar Bukittinggi, mobil avanza warna hitam milik korban dengan nomor polisi BA 1219 TD dipepet bahkan ditabrak sebanyak 2 kali oleh mobil kijang nomor polisi B 1830 YG yang dikemudikan para perampok.

Baca Juga  Kuini Banjiri Pasar Buah Lubuk Basung

Karena terdesak dan tidak ada kesempatan untuk menghindar, akhirnya korban memilih untuk berhenti, dan saat itu kawanan perampok langsung menyergap korban, dan memaksa untuk membuka pintu mobil sambil menodongkan senjata seperti pistol.

Karena merasa takut, korban membuka pintu mobilnya, lalu pelaku langsung memukul kepala korban dan kemudian merampas tas korban yang saat itu berisi emas 24 karat seberat 1,2 kg dan uang tunai sebanyak Rp. 250 juta rupiah, bahkan saat itu korban Kamaruzaman sempat ditembak di bagian paha sebelah kanannya hingga dilarikan ke RS.Ahmad Mukhtar Bukittinggi untuk mendapatkan pertolongan medis. Sementara mobil yang dikendarai pelaku saat merampok, diduga mengalami kerusakan hingga terbakar, saat berusaha kabur usai melakukan perampokan.

Sementara pelaku yang diduga berjumlah empat orang dengan ciri-ciri berpakaian serba hitam itu langsung meninggalkan mobil yang ia kendarai hingga berhasil kabur memasuki hutan belantara di daerah Sungai Jariang, Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam. Namun, Yang hingga kini masih diburu oleh aparat kepolisian. (Mursyidi)