Kades Batu Tanjung: KDMP Bisa Jadi Aset Desa

Kades Batu Tanjung Marwan

SAWAHLUNTO – Kepala Desa Batu Tanjung, Marwan  menegaskan keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di desanya bukan semata soal berjalan atau tidaknya koperasi tersebut. Lebih dari itu, pembangunan KDMP dinilai dapat menjadi aset desa dalam jangka panjang.

Penegasan tersebut disampaikan Marwan saat ditemui TOPSatu.com di lokasi pembangunan KDMP Batu Tanjung, Jumat (7/8).

“Bagi saya, soal jalan tidaknya KDMP nantinya itu urusan lain. Setiap tahunnya anggaran desa dipotong langsung sebesar Rp500 juta. Dibangun atau tidak dibangun, anggaran itu tetap dipotong selama enam tahun, setara dengan anggaran Rp3,5 miliar. Jumlah itu cukup besar,” ungkapnya.

Karena itu, Marwan mengaku sejak awal berupaya mencari lahan untuk pembangunan KDMP. Namun, upaya tersebut tidak mudah karena membutuhkan lahan dengan ukuran cukup besar, yakni sekitar 40 x 20 meter.

Baca Juga  Doni Asta PAW Anggota DPRD Sawahlunto

“Saya berupaya mencari tanah pembangunan KDMP kendatipun sangat sulit, sebab ukurannya cukup besar, 40 x 20 meter. Akhirnya saya menemui tokoh masyarakat Talawi Kumbayau, H. Idris, yang juga merupakan pengusaha lokal. Singkat cerita, beliau menghibahkan tanah atas nama perusahaannya, PT AIC, sehingga pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik,” jelasnya.

Menurut Marwan, dengan adanya bangunan tersebut, setidaknya KDMP nantinya dapat menjadi aset Desa Batu Tanjung. Terlebih, bangunan yang didirikan cukup representatif dan telah disesuaikan dengan standar yang ditetapkan.

“Setidaknya KDMP itu nantinya dapat dijadikan aset desa, mengingat bangunannya cukup megah sesuai standar nasional,” imbuhnya.

Ia mengatakan, lokasi KDMP Batu Tanjung juga sangat strategis karena berada di tepi jalan utama yang menghubungkan Batu Tanjung dengan Sijantang.

Baca Juga  Stok Pangan di Sawahlunto Aman Hingga Ramadhan

Jalan tersebut, lanjutnya, tahun ini mendapat peningkatan kualitas melalui dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat dengan nilai lebih dari Rp4 miliar.

“Dengan adanya peningkatan jalan tersebut akan memperlancar transportasi barang dan jasa, terutama untuk mendukung keberadaan gerai KDMP berupa kebutuhan dasar masyarakat Batu Tanjung dan sekitarnya,” katanya.

Marwan menambahkan, pengerjaan pembangunan KDMP terus dikebut, bahkan dilakukan siang dan malam. Hingga Jumat (7/8), progres pembangunan telah mencapai lebih dari 83 persen.

“Kita optimis selesai dalam bulan Agustus ini. Tinggal memasang plafon, kanopi dan merek KDMP lagi,” pungkasnya. (sbd)