JNE Bikin Bisnis Lokal Jadi Mengglobal

oleh -406 views

PADANG-Aktivitas di distro Tangkelek tampak begitu ramai. Orang-orang sibuk memilih dan memilah aneka pakaian berupa kemeja, kaos dan sejenisnya di distro yang tertelak di Jalan Ir. Juanda tersebut. Di lain sisi, karyawan distro pun sibuk mengepack barang belanjaan pembeli dan langganan. Mereka mengepack barang dengan rapi dan sempurna. Barang pun siap dikirim.

“Udah selesai bang. Barang siap dikirim,” kata Shinta, salah seorang karyawan.

“Ok, jangan lupa kirim via JNE ya,” jawab Rori, pimpinan Tangkelek Cabang Padang.

Karyawan bagian ekpedisi pun membawa pesanan pelanggan mereka yang berada di luar provinsi.

Menurut , Owner Tangkelek, Khalid Arafah pengiriman pesanan pelangannya di berbagai  daerah dan provinsi  di Indonesia, via JNE dilakukan sejak usaha yang mereka berdiri pada 2009 hingga hari ini. Selama itu pula tak ada komplain dari pelanggan mereka, sebab  PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) tepat waktu dan selalu menjaga keamanan barang yang dipercayakan pengirimannya pada mereka. Tak hanya itu kata Khalid, biaya pengiriman barang via JNE juga murah dibanding yang lain.

Misalnya saja kata dia untuk pengiriman barang ke Manokwari  hanya Rp90 ribu per kilo. Pengiriman barang sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Begitu pula untuk untuk daerah-daerah pelosok di Sumbar. Seperti Pasaman Barat.

“Tangkelek punya enam cabang di Sumbar, seluruh cabang pengiriman barangnya pasti menggunakan JNE,”  sebut Khalid.

Untuk memastikan barang yang dikirim aman, Khalid dan karyawannya selalu mengkonfimasi kembali pada pelanggan. Apakah barang yang mereka bisa diterima sesuai waktu yang ditentukan dan diterima dalam kondisi baik.

“Alhamdulillah, semua pelanggan tak ada yang komplain. Sebab kami juga yakin, manajemen JNE tidak akan mengecewakan pelanggannya. Apalagi JNE punya jargon Layanan Yakin Esok Sampai (YES). Jargon ini benar-benar terbukti dan masyarakat makin percaya,” bebernya.

Disebutkannya, berkat JNE produk-produk yang mereka hasilkan bisa tersebar ke seluruh pelosok negeri ini dengan secara aman dan tepat waktu

“Terima kasih JNE, karena telah hadir untuk kami. Sehingga produok lokal yang ada bisa mengglobal hingga penjuru nusantara,” ulasnya.

Lain lagi yang diutarakan Wisda, seorang pelaku usaha dibidang furniture pajangan rumah tangga berbahan triplek. Setiap pengiriman barang, dia selalu ingat JNE. Alasannya karena itu tadi, JNE tepat waktu dan kondisi barang selalu aman dan terjaga dengan baik.

“Saya kalau mau ngirim barang selalu ingat JNE dan tak akan beralih pada yang lain,” ceritanya dengan mata berbinar.

Untuk wilayah Padang pengiriman barang dilakukannya Jl. Nipah No 42 C, Berok Nipah. Jika dia tak punya waktu mengantar ke sana, Wisda akan mengirim lewat cabang-cabang JNE terdekat dari rumahnya di Simpang Haru.

“Kebetulan rumah saya berada di pusat kota. Jadi kalau mau ngirim barang kemana-mana bisa.  JNE ada disetiap kawasan. Seperti di Andalas, Siteba, Gunung Pangilun, Ampang dan lainnya,” sebutnya.

Dalam keseharian, Wisda selalu membawa produknya yang dibawa menggunakan mobil. Ketika  ada permintaan dari pelanggan saat dalam perjalanan, dia tinggal memutar kendaraan dan mencari JNE terdekat dari tempat dia berdiri.

Disebutkan Wisda, dia sudah menggunakan JNE sejak masih kuliah. Ketika itu cabang JNE belum sebanyak sekarang, namun seiring berjalannya waktu jumlah cabang JNE makin bertambah. Itu sebagai bukti JNE makin dipercaya di Ranah Minang.

Makin banyak diminatinya JNE oleh masyarakat  Sumbar dibenarkan  Kepala Cabang JNE Padang, Yusran. Buktinya saat ini sudah ada 28 vendor dengan kurang lebihnya 150 produk UMKM Sumbar yang dijual di Pesona. Pemesannya berasal hampir dari seluruh Indonesia.

“Alhamdulilla sampai saat ini, kami  masih menjadi pilihan utama para pelaku jual beli online dalam pengiriman barang. Kepercayaan ini yang akan terus kami jaga,” ujarnya.

Besarnya kepercayaan pelanggan pada JNE, juga didukung oleh 6.000 outlet dengan 10.000 karyawan di seluruh Indonesia.  Berdasarkan data dari asperindo, market share JNE mencapai 27 persen di seluruh Indonesia

“Dengannya kepercayaan masyarakat pada kami, menjadi penyemangat bagi kami dalam neningkatkan layanan,” ujarnya.

Menurutnya, agar JNE terus dikenal dan diingat masyarakat mereka sering mengadakan

mengadakan seminar bekerjasama dengan bukalapak, tokopedia dan lainnya. Tujuannya tak lain  untuk lebih mendekatdiri kepada pelaku UMKM, agar setiap kali mengirim barang selalu ingat JNE.a

Menurut Presiden Direktur JNE Express, Mohamad Feriadi, sebagaimana dilansir swa.co.id,   Pertumbuhan JNE dalam lima tahun terakhir di atas 30%. Munculnya pemain baru menjadi tantangan bagi perusahaan agar pertumbuhannya tetap terjaga dan menjadileader. Potensinya begitu besar, dapat tumbuh sekitar 14-15%, kekuatan untuk JNE masih signifikan dengan terus menghadirkan inovasi baru dan loyalitas bersama mitrae-commerce. “Kami melakukan inovasi dengan program keliling ke 18 kota yaitu ‘Yuk Ngajak Online’. Program ini mengedukasi siapa saja (UMKM) untuk menjadi pelaku bisnis melalui JNE. Kami mengajak mereka untuk memanfaatkan perkembangan teknologi menjadi entrepreneur,” ujarnya.

Salah satu inovasi yang dihadirkan JNE adalah memberikan kesempatan masyarakat yang ingin berbelanja online, khususnya Tokopedia dapat melakukan pembayaran melalui outlet JNE. Kini, ada hampir 400 lokasi disediakan JNE untuk mereka yang ingin belanja online. Selain itu, JNE mengajak UMKM di daerah untuk menjadi mitranya. “Mereka kami bukakan counter di tempatnya dengan berbagai fasilitas untuk mempermudah jika terjadi transaksi,” kata Feriadi.

JNE juga akan membangun fasilitas pergudangan mega hub dengan kapasitas 60 juta kiriman per bulan di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng. Penggunaan robot sebagai bagian untuk meminimalisir error yang terjadi. Dengan dibangunnya hub ini, kapasitas akan lebih banyak dengan kecepatannya 60 ribu kiriman per jam. “Nantinya JNE akan menjadi perusahaan pertama yang menggunakan teknologi yang akan selasai di 2019,” ungkapnya.

JNE berhasil menjaring pelanggan ritel sekitar 60-70%, sedangkan sisanya adalah pengiriman untuk pelanggan korporasi. Kapasitas pengiriman JNE tahun 2017  mencapai 18 juta paket dalam sebulan atau 500-600 ribu kiriman per hari.

Sekarang JNE telah memiliki karyawan 40.000 orang yang tersebar di titik layanan JNE lebih dari 6.000 dan jumlah armada mencapai 7.000 unit. Rencananya penambahan jaringan akan dilakukan sebesar 15-20% per tahun. “Dengan tersebarnya jumlah jaringan tersebut dapat memudahkan pelanggan dalam menjangkau titik layanan JNE, sehingga bisnis dapat dilakukan hingga ke pelosok Nusantara. Targetnya pertumbuhan di 2018 di angka 30% per tahun,”  ujar Feriadi . (yunisma)

 

Loading...