PEKALONGAN– Pelatihan jurnalistik yang diikuti 13 wartawan dari berbagai daerah bertajuk Journalism Fellowship on CSR (JFC) 2025 batch 2 ditutup Kamis (9/10) di Rumah Batik TBIG (PT. Tower Bersama Infrastructure Tbk), Jalan Kampung Singgah, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Lie Si An, Chief of Business Support Officer PT TBIG yang hadir langsung dalam penutupan JFC ini mengapresiasi para jurnalis yang telah mengikuti program pelatihan ini dalam waktu satu bulan.
“Dari pelatihan ini banyak diskusi-diskusi dan ide-ide, yang tentu akan kami kembangkan,” kata Lie Si An.
Ia juga berharap ilmu dan pengetahuan soal jurnalistik dan CSR yang disampaikan selama pelatihan bisa bermanfaat dan bisa dipraktekkan dalam peliputan.
Lie juga mengatakan, dari perjalanan panjang program CSR yang dilakukan TBIG juga telah banyak membuka pintu kolaborasi.
“Tahun depan TBIG akan tetap menjalankan program pelatihan jurnalistik ini. Saya lihat tercipta hal-hal positif dengan adanya kontribusi CSR kita kepada stakeholder, yaitu jurnalis. Harapan saya, ini bisa memberikan manfaat serta pencerahan, untuk bisa menyebarkan hal positif,” paparnya.
Lie juga mengucapkan terima kasih kepada Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) yang telah bekerjasama dengan TBIG dalam gelaran pelatihan jurnalistik ini hingga berjalan lancar dan sukses.
Sementara itu, Direktur GWPP, Nurcholis Basyari dalam sambutannya berharap dengan telah menjadi bagian dari JFC, para peserta bisa memanfaatkan jejaring untuk bisa dikembangkan lebih lanjut.
Dia mengatakan, selama pelatihan kelas daring, selain memperkaya ilmu, para jurnalis juga didorong untuk mengupdate kemampuan, terutama dalam hal pemanfaatan teknologi kekinian.
“Sebagaimana peran jurnalis yang bukan hanya mengontrol, tapi juga harus mampu memberi jalan (solusi),” kata Ahli Dewan Pers ini.
Nurcholis juga berpesan kepada para jurnalis peserta JFC untuk berkomitmen dan disiplin sebagaimana aturan dan kerja-kerja jurnalistik yang tentunya selalu dihadapkan dengan deadline.
Peserta JFC 2025 batch 2, Dwi Lindawati, jurnalis TuguJatim.co.id, menilai kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat. Apalagi dengan menghadirkan mentor yang profesional di bidangnya, semakin membuka wawasan terkait kerja dan karya jurnalistik.
Hal yang sama juga disampaikan Sugiran, jurnalis Tagar.co. Menurutnya selama ini jarang ada pelatihan jurnalistik yang diadakan lewat program CSR perusahaan.
“Apa yang telah digelar TBIG berkerjasama dengan GWPP mampu meningkatkan peforma wartawan. Untuk TBIG, luar biasa!” kata Sugiran.
Seperti diketahui sebelumnya, JFC 2025 Batch 2 dimulai Jumat (29/8). Adapun 13 wartawan peserta JFC 2025 Batch 2, yaitu, Achmad Rifki (Suaramerdeka.com), Alicia Diahwahyuningtyas (Kompas.com), Dwi Lindawati (TuguJatim.co.id), Dina Miladina Dewimulyani (Ayobandung.com), Risbika Nasarani Putri (Kedaulatan Rakyat Jogja), Friska Yolandha (Republika), Wahyu Sulistiyawan (Disway Jateng), Wahyu Alhadi (Topsatu.com/Singgalang), Garudea Prabawati (Tribunnews.com), Sugiran (Tagar.co), Elizabeth Ayudya (Kompas.com), Ignasius L. Kunda (Metro TV) dan Agus Dian Zakaria (Radar Tarakan). (w)












