Padang  

JFC 2025 Batch 2 Dimulai, Libatkan 13 Wartawan Nasional dan Lokal

Lie Si An selaku Chief of Business Support Officer PT. TBIG, Direktur GWPP Nurcholis MA Basyari, mentor dan wartawan peserta JFC 2025 Batch 2 foto bersama usai menggelar kick off kegiatan, Jumat (29/8) di Gedung Tower Bersama Group FTTH, Kota Tangerang, Banten. (w)

TANGERANG – Journalism Fellowship on Corporate Social Responsibility (JFC) 2025 Batch 2 resmi dimulai Jumat (29/8). Sebanyak 13 wartawan terpilih pun bakal mengikuti pelatihan jurnalistik ini selama sebulan.

Pada kegiatan kick off JFC 2025 Batch 2 hadir Lie Si An, Chief of Business Support Officer PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG).

Lie mengatakan bahwa pihaknya memang rutin menggelar kegiatan CSR sejak 10 tahun yang lalu. Tidak saja mengarahkan untuk pelatihan jurnalistik, tapi juga dalam garis besar melingkupi bidang kesehatan, lingkungan, pendidikan dan budaya.

“Kegiatan pelatihan jurnalistik ini memang rutin dilaksanakan. Saya berharap bisa berlanjut terus, karena banyak manfaat yang bisa diperoleh. Dengan kegiatan ini, tidak saja bisa menginspirasi perusahaan lain, jurnalis juga,” katanya dalam kegiatan yang digelar di Gedung Tower Bersama Group FTTH.

Lie juga mengatakan, benang merah kegiatan CSR PT. TBG adalah edukasi. Beberapa hal diantaranya diarahkan pada pengembangan usaha batik, pengolahan sampah plastik, pencegahan stunting dan pelatihan kepada siswa SMK dalam bidang fiber optik dan maintenance tower.

Baca Juga  Sekarang ke Indarung Bisa Naik Trans Padang

“Media termasuk stakeholder kami. Dengan kegiatan ini kita harap bisa memberikan dampak baik untuk perkembangan dunia jurnalistik di Indonesia,” ujar Lie.

Sementara itu, Direktur Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) Nurcholis MA Basyari dalam kesempatan itu menekankan bahwa kegiatan pelatihan jurnalistik ini sebagai bentuk menyebarkan pesan kebaikan dan mampu menginspirasi banyak orang.

“Disini kami mengedepankan komitmen dan disiplin. Apalagi media, yang selalu dihadapkan dengan deadline,” ulasnya.

Nurcholis juga mengatakan, wartawan sebagai pekerja intelektual harus terus belajar sepanjang hayat. Apalagi profesi ini bersinggungan dengan perkembangan zaman.

“Kami memandu, melihat konteks dan kontennya,” ujarnya.

Nurcholis menjelaskan, GWPP selama ini memang membatasi jumlah peserta dalam menyelenggarakan pelatihan-pelatihan jurnalistik dalam format fellowship. Pertimbangannya tidak lain demi efektivitas pelatihan tersebut.

Adapun 13 wartawan peserta JFC 2025 Batch 2 hasil kolaborasi PT. TBIG dan GWPP ini yaitu :

Baca Juga  Sasaran 83.330, Vaksinasi Bagi Pelajar Tercapai 93,7 Persen

1. Achmad Rifki (Suaramerdeka.com)
2. Alicia Diahwahyuningtyas (Kompas.com)
3. Dwi Lindawati (TuguJatim.co.id)
4. Dina Miladina Dewimulyani (Ayobandung.com)
5. Risbika Nasarani Putri (Kedaulatan Rakyat Jogja)
6. Friska Yolandha (Republika)
7. Wahyu Sulistiyawan (Disway Jateng)
8. Wahyu Alhadi (Topsatu.com/Singgalang)
9. Garudea Prabawati (Tribunnews.com)
10. Sugiran (Tagar.co)
11. Elizabeth Ayudya (Kompas.com)
12. Ignasius L. Kunda (Metro TV)
13. Agus Dian Zakaria (Radar Tarakan)

Seperti diketahui, Kegiatan JFC 2025 meliputi pelatihan, praktik, dan pendampingan (coaching & mentoring). Selama mengikuti fellowship ini, peserta tetap aktif melaksanakan tugas-tugas jurnalistik mereka.

GWPP telah sukses menggelar Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) dalam empat angkatan pada 2021-2022 dan satu angkatan JFC 2025. Pesertanya diseleksi dari media nasional di Jakarta dan berbagai daerah di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. (wy)