PADANG – Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri, S.AP., kembali turun langsung ke tengah masyarakat dalam rangka agenda Reses Masa Sidang III Tahun 2026. Kegiatan penyerapan aspirasi yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Mushalla Nurul Yaqin, RW II Kelurahan Tanjung Sabal Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, pada Senin (4/5/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan keluhan warga di tingkat bawah dapat diakomodasi dalam kebijakan anggaran daerah.
Dalam sambutannya, Jupri menegaskan bahwa reses merupakan agenda konstitusi rutin yang wajib dijalankan oleh seluruh anggota legislatif. Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Padang IV yang mencakup Kecamatan Lubuk Begalung dan Bungus Teluk Kabung, momen ini menjadi jembatan penting untuk mendengar langsung keluhan dan masukan mendesak dari konstituen demi kemajuan infrastruktur wilayah setempat.
Pada sesi dialog interaktif, sejumlah persoalan infrastruktur yang krusial langsung mencuat dari perwakilan warga RW II Tanjung Saba Pitameh. Warga mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang rusak dan berlubang, serta masalah pendangkalan drainase yang kerap tersumbat dan memicu genangan banjir ke pemukiman setiap kali curah hujan dengan intensitas tinggi melanda kawasan tersebut.
Tak hanya persoalan jalan dan banjir, warga juga menyoroti masalah matinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa titik sepanjang jalan utama RW II. Kondisi jalan yang gelap gulita saat malam hari dikhawatirkan memicu kerawanan tindakan kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas. Selain itu, masyarakat mengajukan perbaikan fasilitas fisik Mushalla Nurul Yaqin serta bantuan sosial untuk penguatan kongsi kematian di lingkungan RW II.
Menanggapi rentetan usulan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri, S.AP., menyatakan komitmennya untuk menampung seluruh aspirasi dan mengawalnya secara ketat di parlemen. Ia menegaskan akan segera melakukan koordinasi intensif dengan jajaran Pemerintah Kota Padang, khususnya dinas-dinas teknis terkait seperti Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan, agar usulan warga bisa masuk dalam skala prioritas pembangunan.
“Saya telah mencatat semua poin krusial yang disampaikan hari ini. Kita di legislatif akan berjuang sekuat tenaga merealisasikan program-program yang sifatnya mendesak sesuai mekanisme penganggaran yang berlaku di DPRD Kota Padang, sehingga persoalan seperti banjir, jalan rusak, dan lampu jalan mati ini bisa segera diatasi,” pungkas Jupri di akhir pertemuan. (*)












