PADANG – Lurah Alang laweh, Kecamatan Padang Selatan Adarmansyah meluruskan kesalahan informasi yang diterima RT dan RW terkait bantuan Covid untuk mereka.
Lurah menyatakan tidak ada bantuan dari pemerintah Kota Padang terhadap masyarakat terdampak Covid-19. Namun yang ada dana makan minun untuk posko yang dibentuk kelurahan.
Hal ini diungkapkan Lurah Alang Laweh saat melakukan dengar pendapat dengan forum RT/RW Kelurahan Alang Laweh beserta Wakil Ketua DPRD Kota Padang Ilham Maulana di DPRD Kota Padang tentang transparansi penggunaan dana Covid-19 di Alang Laweh, Selasa (6/10).
“Tidak ada bantuan dari pemerintah Kota Padang terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19. Pada saat ini yang terjadi kesalahpahaman komunikasi antara kelurahan dan masyarakat,” ucapnya.
Wakil ketua DPRD Kota Padang menjelaskan terjadinya miss komunikasi antara masyarakat dengan petugas di kelurahan Alang Laweh sehingga RT an RW berasumsi ada bantuan untuk mereka.
“Kasus ini saya lihat kurangnya transparansi lurah dalam hal penyaluran dana Covid-19. Dan kelurahan tidak memberitahukan uang yang digelontorkan untuk kegiatan apa saja,” ucapnya.
Selanjutnya, Ilham Maulana menyampaikan bahwa akan dilaksanakan pertemuan lanjutan antara masyarakat dengan kelurahan Alang Laweh, Padang.
“Kami kembali memberikan ruang untuk berdiskusi kembali antara masyarakat dan petugas di kelurahan Alang Laweh. Semoga pertemuan yang ke-3 akan ditemukan hasil yang dapat memuaskan hati masyarakat,” tutupnya.
Sebelumnya masyarakat yang mengatasnamakan forum RT/RW Kelurahan Alang Laweh mengadukan nasibnya di DPRD Kota Padang. Warga merasa Lurah Alang Laweh menyelewengkan dana Covid-19.
“Kami mendapatkan uang bantuan dari Kelurahan sebesar lima ratus ribu rupiah untuk setiap RW dengan jumlah lima RW. Kami sempat bertanya kepada Kelurahan Pasa Gadang. Mereka mendapatkan uang makan sebanyak Rp2.150.000. Ada apa ini, padahal kami masih dalam satu kecamatan,” ucap Efniati salah seorang anggota forum RT/RW Alang Laweh. (benk)












