Jelang Penerapan Tatanan Hidup Normal, Nasrul Abit Tinjau Sejumlah Lokasi di Bukittinggi

  • Whatsapp
Wagub Sumbar, Nasrul Abit saat meninjau beberapa lokasi di Bukittinggi menjelang penerapan tatanan hidup normal. (Ist)

Bukittinggi – Bukittinggi sedang jalani persiapan tatanan hidup normal pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II berakhir. Kesiapan pemerintah Kota Bukittinggi pun ditinjau Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit yang langsung mengunjungi sejumlah lokasi di kota wisata itu, Sabtu (39/5).

Sejumlah lokasi yang ditinjau itu antara lain masjid Al Muklisin Manggih, Pasar Banto, pusat wisata Taman Marga Satwa Budaya Kinantan dan Panorama

Selain itu Nasrul Abit yang saat itu juga ditemani Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Wakil Walikota Irwandi dan bersama pimpinan OPD Pemprov Sumbar dan Kota Bukittinggi juga meninjau kesiapan protap dan fasilitas antisipasi covid-19, seperti, tempat cuci tangan, pemeriksaan thermo gun, himbauan pakai masker dan jaga jarak.

“Pemerintah Kota Bukittinggi telah menyatakan siap menerapkan kebijakan perubahan tatanan hidup normal dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti pengaturan pembukaan objek wisata, pasar dan hotel serta rumah makan dan melaksanakan ibadah di masjid,” ungkap Wagub Sumbar, Nasrul Abit saat mengunjungi objek wisata Panorama Bukittinggi, sambil menikmati secangkir kopi panas dan memandangi keindahan alam Ngarai Sianok.

Pemerintah Kota Bukittinggi telah menerapkan tatanan hidup normal baru yang rencananya mulai hari Senin lusa, tanggal 1 Juni mendatang.

“Dengan masih nihilnya angka kasus positif covid-19 di Bukittinggi, saya merasa bangga serta menghimbau warga harus meningkatkan kewaspadaan agar Bukittinggi bisa mempertahankan hal ini, walaupun menerapkan tatanan hiduonormal baru. Kami merasa bangga kepada Pemko Bukittinggi yang saat ini masih mempertahankan prinsipnya untuk menjadikan kota Bukittinggi segera melakukan penyesuaian terhadap tatanan hidup normal yang produktif namun aman dari penyebaran covid-19, apalagi Bukuttinggi dikenal dengan pariwisatanya,” kata Nasrul Abit.

Sementara itu Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dalam keterangannya saat berbincang-bincang dengan Wagub Sumbar Nasrul Abit mengatakan, pihaknya telah melakukan tes swab bagi pekerja di tempat tempat objek wisata, restoran dan rumah makan serta hotel.

Khusus di tempat ibadah akan diatur dengan membatasi waktu khutbah agar tidak terlalu lama.

Selain itu, secara massif melakukan sosialisasi kepada masyarakat, pemerintah kota Bukittinggi juga akan memberikan edukasi kepada siswa di daerah itu tentang covid-19 sehingga memiliki pemahaman yang sama dalam mencegah penyebaran covid-19. (203)

Pos terkait