SAWAHLUNTO, TOPSatu.com – Menjelang pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kota Sawahlunto, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Sawahlunto, H. Zulkifli, memberikan arahan kepada panitia sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang kompetisi madrasah tersebut di ruang kerjanya, Kamis (27/8/2026).
OMI tingkat Kota Sawahlunto direncanakan berlangsung pada 7–8 September 2026. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi akademik, tetapi juga momentum untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap madrasah.
Dalam arahannya, H. Zulkifli menyampaikan sejumlah pesan penting yang perlu menjadi perhatian dalam penyelenggaraan OMI maupun pengelolaan madrasah secara umum.
Pertama, madrasah harus mampu menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Kedua, peningkatan mutu dan kualitas pendidikan harus menjadi perhatian bersama.
Selanjutnya, ia menekankan pentingnya mempersiapkan alumni yang mampu bersaing di berbagai lingkungan, jenjang pendidikan maupun dunia kerja. Upaya tersebut, menurutnya, harus berjalan seiring dengan pemeliharaan karakter dan nilai-nilai positif peserta didik.
Selain persiapan OMI, Kakankemenag juga mengingatkan para kepala madrasah agar memberikan perhatian serius terhadap pembinaan peserta didik, termasuk berbagai perilaku yang berpotensi mengganggu perkembangan dan keamanan siswa di lingkungan pendidikan.
Ia meminta setiap persoalan yang berkaitan dengan perilaku peserta didik ditangani secara cepat, tepat dan edukatif sesuai ketentuan yang berlaku. Pembinaan, pendampingan dan perlindungan terhadap seluruh peserta didik harus menjadi prioritas.
“Pembinaan peserta didik harus dilakukan secara serius dengan mengedepankan pendekatan edukatif, pendampingan serta perlindungan terhadap seluruh siswa,” pungkasnya. (Sbd)












