SOLOK – Mengantisipasi Penyebaran Covid-19, jalan lingkar Koto Panjang, Pasar Solok yang padat dilewati arus masuk dan keluar kendaraan, Jumat (1/5) ditutup. Penutupan tersebut tindaklanjut kesepakatan dalam rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solok bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kamis sore (30/4) di ruang Sekretariat Bersama Gugus Tugas.
Mengawali rapat tersebut, Walikota H.Zul Elfian selaku Ketua Gugus Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solok memaparkan keprihatinan dan kekhawatiran melihat kondisi Pasar Solok di masa pemberlakuan PSBB pada hari ke-9.
“Saya cemas, kita seperti dihadapkan dengan ‘bom waktu’,” ujar Walikota. Kecemasan Zul Elfian bukannya tidak beralasan, kemarin menjelang siang ada seorang wanita yang tiba-tiba pingsan di tengah keramaian pasar yang ditangani tim Covid-19.
“Berbagai upaya imbauan, layaknya penerapan PSBB telah dilakukan, tapi melihat kejadian itu mau tidak mau kita perlu melakukan upaya lebih untuk mencegah hal yang kita khawatirkan terjadi. Apalagi pasar lain disekitar daerah kita telah tutup, ” ujar Walikota.
Dalam rapat tersebut disepakati penutupan total jalan lingkar Kota Panjang Pasar Solok dan akan direlokasi ke Pasar Rakyat yang baru dekat Terminal Regional Tipe A Bareh Solok. Langkah ini disepakati dikarenakan kawasan tersebut akan disemprot disinfektan total oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Solok. (wan/oky)












