Ini Pemenang Lomba Bercerita Tingkat Sumbar 2020

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar, Wardarusmen dan tim juri foto bersama dengan pemenang lomba bercerita tingkat provinsi Sumbar tahun 2020. Yuke

PADANG-Ayu Azzahra, dari SDN 13 Limo Koto Kabupaten Sinjunjung jadi pemenang terbaik I, pada lomba bercerita tingkat provinsi Sumbar 2020. Pemenang akan mewakili Sumbar lomba bercerita tingkat nasional di Jakarta, yang direncanakan jelang akhir tahun ini.

Juara terbaik II diraih Syaqira Azzahra dari SDN 06 Balai-balai Padang Panjang, terbaik III diraih Iqram Rizki Ramadhani, SDN 02 Paninggahan Kabupaten Solok. Harapan I diraih Kanaya Andriga Balqis dari SDN 02 Pasar Padan Airmati, Kota Solok, harapan II Afifa Khiranda, dari SDN 07 Situmbuk, Tanah Datar dan harapan III diraih Syaira Afifah dari SDN 29 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar, Wardarusmen mengatakan lomba bercerita merupakan agenda rutin setiap tahunnya.

“Lomba bercerita ini dilaksanakan untuk menumbuhkembangkan kegemaran membaca dan kecintaan anak terhadap budaya lokal, dalam upaya membangun karakter, kecerdasan, kreativitas, dan inovasi generasi muda Indonesia,” ujarnya disela-sela pelaksanaan lomba bercerita yang berlangsung Rabu (15/7).

Melalui lomba bercerita diharapkan dapat meningkatkan budaya membaca anak-anak dan pengetahuan mereka tentang cerita budaya lokal dapat ditingkatkan. Sehingga generasi penerus mengetahui budayanya, kreatif, cerdas dan inovatif yang selalu dekat dengan perpustakaan.

“Kami dari pemerintah provinsi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Perpustakaan Nasional RI, karena kegiatan ini tetap terlaksana di masa wabah Covid-19. Saya pikir kegiatan ini tidak ada, tapi tetap ada karena dianggap penting oleh pemerintah pusat. Pastinya pelaksanaan lomba mengikuti protokol kesehatan,” sebutnya.

Menurutnya, pemenang terbaik I akan membawa nama Sumbar ke tingkat nasional. Pihaknya akan memberikan pembekalan sebagai persiapan bagi pemenang untuk bisa menjadi juara di tingkat nasional. Sebab tahun lalu Sumbar masuk sebagai juara favorit.

“Kita berharap pemenang terbaik provinsi tahun ini bisa masuk tiga besar. Untuk itu segala sesuatunya harus dipersiapkan dari sekarang,” terang Wardarusmen.

Menurutnya, kegiatan-kegiatan yang bersifat membangun kreativitas dan pelestarian akan terus diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar. Salah satunya lewat lomba bercerita bagi murid SD dan Madrasah Ibtidaiyah tingkat provinsi Sumbar. Lomba diikuti 10 kabupaten/kota se Sumbar.

Disebutkannya, perpustakaan sebagai budaya khazanah bangsa. Keberadaan pustaka tidak bisa dipisahkan dari budaya dan peradaban umat manusia.

“Saat ini perpustakaan termasuk dalam prioritas pembangunan nasional, dimana perpustakaan menurut UU No. 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan dalam institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak dan karya rekam secara profesional dengan sistem penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi UU dengan tugas melestarikan budaya bangsa dan juga mencerdaskan bangsa,” sebutnya.

Disebutkannya, dengan tugas itu, Dinas Kearsiapan dan Perpustakaan Sumbar tidak tinggal diam, selaku pembina perpustakaan di tingkat provinsi selalu berkoordinasi dengan Perpustakaan Nasional RI.