PAINAN-Dr. Hj. Lisda Hendrajoni kembali dipercaya untuk memimpin Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pesisir Selatan, bersama TP PKK Kabupaten dan kota.
Pelantikan tersebut berlangsung pada Kamis, 6 Maret 2025, di Istana Gubernur Sumatera Barat, yang dipimpin Ketua TP PKK Sumbar Ny. Harneli Bahar.
Pelantikan ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur Mahyeldi dan Wakil Gubernur Vasco Reseimy, serta para kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Sumatera Barat.
Selain melantik Ketua TP PKK kabupaten dan kota, acara ini juga turut mengukuhkan Pengurus TP PKK Sumbar yang dipimpin oleh Ny. Harneli Bahar.
Hj. Lisda Hendrajoni, yang akrab disapa Bunda Lisda, menjabat sebagai Ketua TP PKK Pessel untuk periode kedua, setelah sebelumnya memimpin selama periode 2016-2021. Kepercayaan ini datang setelah suaminya, H. Hendrajoni, dilantik masa jabatan sebagai Bupati Pesisir Selatan periode kedua.
Bunda Lisda mengungkapkan komitmennya untuk melanjutkan program-program PKK yang telah berjalan dengan baik dan memperkenalkan inovasi baru untuk kesejahteraan masyarakat.
Seperti diketahui, Bunda Lisda juga merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem yang terpilih untuk periode 2019-2024 dan 2024- 2029. Kiprah politiknya di Senayan telah melahirkan banyak gebrakan positif, terutama untuk masyarakat Sumatera Barat.
Salah satu program yang paling dikenang adalah pemberian kaki palsu kepada penyandang disabilitas, sebuah inisiatif yang menunjukkan perhatian dan komitmen Bunda Lisda terhadap kelompok rentan dalam masyarakat.
Selain itu, selama menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Bunda Lisda menginisiasi berbagai program kreatif untuk memberdayakan masyarakat, termasuk pengembangan kerajinan batik yang semakin dikenal di tingkat nasional.
Salah satu terobosan yang paling dikenang adalah pengenalan busana tingkuluak, sebuah pakaian tradisional khas Pesisir Selatan, yang berhasil menarik perhatian di berbagai acara nasional.
Pada periode kepemimpinan kedua ini, Bunda Lisda bertekad untuk melanjutkan dan memperluas program-program PKK yang sudah terbukti efektif dalam memberdayakan masyarakat.
Program pemberdayaan ekonomi keluarga, kesehatan, serta pendidikan akan menjadi fokus utama selama lima tahun mendatang. Salah satu target yang ingin dicapai adalah peningkatan kesejahteraan ibu rumah tangga dan pengembangan lebih lanjut sektor kerajinan lokal.
Mahyeldi yang turut hadir dalam pelantikan ini menyampaikan apresiasi kepada TP PKK atas dedikasinya selama ini dalam menggerakkan program-program pemberdayaan masyarakat.
“Keberhasilan PKK di Sumatera Barat sangat dipengaruhi oleh keberadaan ibu-ibu yang bekerja keras dan berdedikasi, seperti yang ditunjukkan. Kami berharap dengan semangat baru, PKK dapat terus berinovasi untuk kesejahteraan keluarga di seluruh provinsi ini,” ujar Mahyeldi.
Sementara itu, Bunda Lisda dalam kesempatan tersebut juga mengungkapkan bahwa selama kepemimpinan periode kedua, ia akan terus berupaya meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Program-program yang berfokus pada penguatan ekonomi keluarga, pemberdayaan perempuan, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, akan menjadi fokus utamanya.
“Saya sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan dan akan melanjutkan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Kita semua berharap agar PKK dapat terus berkembang dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam hal pemberdayaan ekonomi dan sosial,” ujar Bunda Lisda setelah dilantik.
Dengan semangat baru, Bunda Lisda berharap dapat terus memperkuat peran PKK dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pesisir Selatan. (son)












