Heboh Soal Virus Korona Cina, Ini Gejala yang Mesti Diwaspadai

  • Whatsapp

PADANG-Masyarakat Sumbar resah soal virus korona dari Cina. Mereka takut virus yang menyebar dengan cepat itu muncul di Ranah Minang. Atas kondisi itu Dinas Kesehatan Sumbar telah mengeluarkan edaran ke kabupaten/kota, sebagai antisipasi pencegahan penyebaran virus mematikan tersebut.

“Edaran juga kami kirimkan ke setiap rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta. Edaran itu telah dibuat pada 20 Januari 2020,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday, kepada Singgalang, Rabu (1/2).

Dikatakannya, selain edaran Dinkes Sumbar juga menggiatkan serveilens aktif rumah sakit dan surveilens pasif rumah sakit agar pro aktif melaporkan kejadian penyakit berpotensi kejadian luar biasa (KLB) termasuk kejadian pneumonia.

“Kami juga meningkatkan upaya pengamatan penyakit menyerupai influenza (influenza like illnesses) di puskesmas-puskesmas,” sebut Merry didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Linarni Jamil.

Dinkes Sumbar, juga melakukan pemantauan pelaku perjalanan dari luar negeri di pintu masuk negara di Bandara Internasional Minangkabau. Pemantauan bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Padang dengan menggunakan alat pemantau suhu (thermal scanner). Dinkes juga berkoordinasi dengan pihak imigrasi terkait dengan pelaku perjalanan yang datang dari daerah endemic khususnya WNA dari china.

Kemudian Dinkes Sumbar melakukan edukasi kepada masyarakat tentang cara-cara pencegahan dan pengendalian penyakit pneumonia. Menyiapkan logistik (ÀPD) upaya pencegahan penyakit pneumonia.

Lebih jauh dijelaskan Merry, gejala virus corona Wuhan yang harus
diketahui masyarakat adalah demam, lemas, batuk kering, sesak atau kesulitan bernapas. Beberapa kondisi ditemukan lebih berat, pada orang dengan lanjut usia atau memiliki penyakit penyerta lain, memiliki risiko lebih tinggi untuk memperberat kondisi.

“Terkait pencegahan pneumonia yang sedang outbreak saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah kasus karena pneumonia pada kasus outbreak disebab coronavirus jenis baru. Masyarakat tetap harus waspada dan segera konsultasikan pada dokter, jika mengalami gejala di atas atau baru pulang dari China,” ujarnya.

Menurutnya, untuk kasus, sejauh ini belum ditemukan di Sumbar. Sementara, sejumlah negara mulai melakukan pemeriksaan pada seluruh penumpang dari Cina. Salah satunya Sigapura. Otoritas negara berlambang singa tersebit mulai memeriksa seluruh penumpang yang tiba dalam penerbangan dari Cina. Hal itu sebagai upaya memerangi penularan virus korona yang menyebar dengan cepat.

Saat ini virus yang dapat menular antarmanusia telah menyebar ke kota-kota China lainnya. Virus tersebut juga menyebar ke Amerika Serikat, Thailand, Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan. Virus korona telah menewaskan sembilan orang di Cina dari 440 kasus yang terkonfirmasi. (hms sumbar*)

Pos terkait