Harapan Baru Pada Wakil Ketua Terpilih

oleh
Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Sukabumi, Willy Setiawan dan para insinyur muda bersama Wakil Ketua terpilih, Danis Hidayat Sumadilaga usai rapat pleno di Hotel Grand Inna Muara Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (7/12). (lenggogeni)

 

PADANG-Terpilihnya Dirjen Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Danis Hidayat Sumadilaga sebagai Wakil Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) disambut antusias para insinyur yang ada di daerah.

Salah satunya dari rombongan PII Sukabumi yang datang memberikan suaranya dalam rapat pleno yang berlangsung di Hotel Grand Inna Muara Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (7/12).

“Kami dari PII Sukabumi mengucapkan selamat kepada Pak Danis Hidayat Sumadilaga pilihan kita, pilihan insinyur-insinyur muda. Kenapa saya bilang begitu, karena beliau mempunyai visi dan misi ke depan. Ditambah pula, masih aktif di Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. Sudah tepatlah kami memilihnya, karena tiga tahun ke depannya ia otomatis menjadi Ketua PII Pusat,” ucap Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Sukabumi, Willy Setiawan kepada Singgalang.

Ia mengharapkan kepengurusan PII Pusat 2018-2021 bisa memperhatikan cabang-cabang PII yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia. Apalagi saat ini insinyur lokal harus bersaing dengan insinyur yang datang dari luar negeri.

Untuk menghadapinya, insinyur di daerah harus meningkatkan kompetensinya. Hal itulah yang coba dilakukan Willy Setiawan, sang Asean Engineer, insinyur berlevel Asean.

Kini, ia sedang gencar-gencarnya mempersiapkan anggotanya mendapatkan pengakuan level nasional hingga Asean. Tujuannya, agar para insinyur tak hanya jadi penonton di negaranya melainkan sosok yang turut serta dalam pembangunan.

“Saya yakin insinyur di negara kita tidak kalah hebat dengan insinyur luar negeri. Untuk itu tingkatkan kualitas dan profesionalisme kita,” ucap Willy Setiawan, yang selalu memberikan pelatihan kepada para mahasiswa baru saja lulus.

“Kita para insinyur muda, belajar ilmu maupun pengalaman kepada senior. Setelah mendapatkan ilmu, mari tularkan lagi agar mereka setelah lulus kuliah, jangan kerja di bank, melainkan tetap dibidangnya. Nah, hasil dari pekerjaan mereka itu, kami PII menilainya untuk menjadi insinyur membangun kotanya,” jelasnya. (lenggo)

Loading...