Hamka Mart di Aia Pacah Padang Terbakar

Petugas damkar tengah menjinakkan api. (damkar)

PADANG – Kebakaran melanda sebuah toko modern, Hamka Mart, di Jalan Palarik, Kelurahan Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (20/8) malam. Api melahap bangunan berukuran sekitar 250 meter persegi, dan menimbulkan kerugian ditaksir mencapai Rp350 juta.

Kepala Bidang Operasional Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan laporan kebakaran masuk ke posko pada pukul 23.55 WIB. Tidak berselang lama, tim pemadam segera diberangkatkan ke lokasi.

“Empat unit armada dengan 50 personel dikerahkan ke lokasi kejadian. Tim berangkat pukul 23.56 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 00.11 WIB,” ujar Rinaldi.

Ia menambahkan, proses pemadaman berlangsung cepat. Petugas berhasil mengendalikan api dan memastikan kebakaran sepenuhnya padam pada pukul 00.45 WIB. Upaya itu dilakukan agar api tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Baca Juga  Senator Kawakan Emma Yohanna Gugat KPU RI ke Pengadilan Jakarta Pusat

Menurut keterangan saksi bernama Abdul Rahman, yang merupakan petugas keamanan Yayasan Buya Hamka, api pertama kali terlihat dari dalam toko. Menyadari bahaya, ia segera melaporkan kejadian itu kepada pihak berwenang.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat kebakaran tersebut. Namun, satu unit bangunan toko mengalami kerusakan parah. Sementara itu, tiga bangunan lain yang berada di sekitar lokasi terancam, tetapi berhasil diselamatkan.

“Selain kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp350 juta, kami memperkirakan aset yang berhasil diselamatkan bernilai sekitar Rp1 miliar,” kata Rinaldi.

Baca Juga  Ekosistem Ultra Mikro Terbentuk, Pemulihan Ekonomi Nasional Terwujud

Dinas Pemadam Kebakaran juga memastikan kebakaran tidak berdampak langsung pada area pendidikan SMP dan SMA Buya Hamka yang berada di sekitar lokasi. Situasi aman terkendali setelah api berhasil dipadamkan.

Meski demikian, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Pihak berwenang akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan sumber api.

Rinaldi mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memastikan instalasi listrik, peralatan elektronik, serta potensi sumber api lainnya dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah atau tempat usaha. “Kewaspadaan adalah kunci untuk mencegah kebakaran,” tegasnya.(der)