Hadapi 10 Pemain PSIM, Semen Padang FC Mati Kutu

IMBANG 0-0

Guilermo Fernandez jadi andalan Semen Padang FC di lini depan. (mo spfc)

PADANG – Semen Padang seperti kehilangan akal saat menhadapi PSIM Yogyakarta, Rabu (4/3) malam di Stadion H. Agus Salim.

Menghadapi 10 pemain PSIM, Semen Padang tak mampu melesakkan sebiji gol pun.

Alhasil pertandingan penting untuk terhindar dari zona degradasi berakhir kacamata alias 0-0.

Dirtarget menang, pemain Semen Padang menjadi terbebani. sejak menint awal, malah tuan rumah yang tak henti diserang PSIM. Berkali-kali lini belakang bisa ditembus. Mujur, tak membuahkan hasil.

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Bertemu Sejumlah Pimpinan UPT-KKP RI, Bahas Pemaksimalan Potensi Kelautan dan Perikanan Sumbar

Anak asuh Dejan Antonic malah sebaliknya. Ritme permainan tidak jelas. Umpan lambung dari belakang ke depan. Antar lini tidak padu. Hingga aliran bola untuk sampai ke kaki penyerang tak kunjung tiba.

Pada menit ke-36 petaka pemain PSIM PSIM Yogyakarta Fahreza Sudin diusir wasit lantaran melakukan pelanggaran keras terhadap Samuel Simanjuntak.

Babak kedua pun tak berubah. Serangan Semen Padang terlalu monoton. Umpan-umpan sayap tak berjalan efektif. Keunggulan pemain tak berarti bagi Kabau Sirah.

Baca Juga  Pria di Payakumbuh Ditangkap Diduga Hamili Anak di Bawah Umur

Rapatnya pertahanan PSIM membuat gawang yang dijaga Cahya Supriadi terjaga kesuciannya.

Dicoba pula melakukan tendangan dari luar kotak penalti, malah tak ada yang mengarah ke gawang.

Hingga tambahan waktu empat menit di penghujung babak kedua skor imbang bertahan 0-0. (de)