Agam  

Guru TK Kecamatan Tanjung Raya dan Matur Workshop Kerikulum Merdeka, Kegiatan Dibuka Bupati Agam

LIBUK BASUNG.

Bupati Agam diwakili Sekretaris Daerah, Drs. Edi Busti, M.Si  membuka workshop Impelementasi Kurikulum Merdeka (IKM) untuk 154 orang guru Taman Kanak Kanak (TK) Agam dua kecamatan yaitu  Tanjung Raya dan Matur pada   Selasa (30/8) kemaren di SD 23 Koto Baru.

Workshop yang telah  berlangsung dua  hari penuh itu  30 sampai 31 Agustus ini bertujuan untuk memantapkan kemampuan guru dalan rangka melaksanakan Kurikulum Merdeka pasca  covid 19.

“Menghadapi krisis tersebut diperlukan formula, sehingga Kemendikbudristek merancang Kurikulum Merdeka ini,” kata bupati dalam sambutannya.

Baca Juga  Gunung Marapi Pagi Ini Meletus, Tinggi Kolom Abu 700 Meter

Bupati mengharap kan agar para peserta yang mengikuti workshop untuk  sungguh-sungguh menyerap segala pengentahuan yang diberikan oleh narasumber.

“Selain kurikulum, untuk mengatasi krisis belajar ini juga dibutuhkan peningkatan kapasitas para guru. Untuk itu ikutilah workshop ini dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Dari jumlah peserta  154 guru Taman Kanak-Kanak (TK) Kabupaten Agam mengikuti workshop itu sebanyak 111 orang guru TK Kecamatan Tanjung Raya dan 43 orang dari Matur.

Kepala Disdikbud Agam, Drs. Isra, M.Pd Dt. Bandaro mengatakan workshop yang difasilitasi Pemkab Agam ini bertujuan agar para guru mampu membangun argumentasi rasional intervensi kurikulum dalam mengatasi krisis pembelajaran.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Polsek Baso Aipda Junaldi  Selamatkan Siswa

“Selain itu, para guru juga diharapkan bisa menyusun alternatif kurikulum yang berorientasi pada peningkatan proses pembelajaran dan mengoptimalkan hasil belajar namun tetap mempertimbangkan keragaman karakteristik satuan pendidikan,”

Nara sumber  kegiatan itu ialah  Dr. Yenita Irawati, M.Pd dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Sumbar dan Oktarina Nafiza, M.Pd, Kepala TK Hang Tuah Kota Padang. (M.Khudri).