Guru SD di Kota Solok Terjangkit Covid-19

  • Whatsapp
Syaiful Rustam

SOLOK – Menambah catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solok hari ini, Sabtu (25/7). Disaat  pasien 06 Kota Solok sembuh dan pulang ke rumah dari BPSDM Padang Besi, ada lagi pasien baru.

Pasien 07 inisial YN usia 39 tahun berjenis kelamin perempuan, yang berprofesi seorang guru SD, tinggal di Tembok Kelurahan Nan Balimo.

Bacaan Lainnya

Menyikapi kondisi tersebut tim surveilans bergerak cepat melakukan tracking terhadap pasien 07. Artinya, masih belum ada indikasi Covid-19 di Kota Solok mereda.

Padahal  Gugus Tugas sudah bergerak masif dalam upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19. Dengan melakukan swab tes tentunya akan membantu dalam mengetahui lebih dini sebelum merebak lebih luas.

“Melihat fenomena tersebut,  kami Gugus Tugas dan Pemerintah Daerah, tidak bosan-bosannya mengingatkan agar masyarakat tetap waspada. Jangan menganggap bahwa dengan telah bebasnya beraktivitas, seakan virus corona juga tidak ada lagi,”ujar Sekreatris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 , H.Syaiful A.

Diingatkan, tetaplah melaksanakan protokol kesehatan yakni jaga jarak aman dengan orang lain, pakai masker jika sedang beraktifitas, cuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer setiap saat, hindari kerumunan jika tidak penting, selalu berdoa agar Covid19 segera berlalu.

“Kita semua berhak untuk menegur dan mengingatkan pelayan dan pemilik rumah makan agar mewajibkan semua karyawannya memakai masker dengan benar. Masih banyak kita perhatikan pelayan makanan memakai masker hanya sampai dagu dan mereka masih berbicara di depan makanan,” katanya.

Diingatkannya, tetaplah jaga kesehatan dan marilah konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas terhadap keseluruhan sampel yang dikirim, satu  diantaranya dinyatakan positif. Sehingga dengan adanya 1 kasus konfirmasi positif hari ini menjadikan  total kasus konfirmasi positif Kota Solok sebanyak  tujuh  orang.  Puluhan mereka yang kontrak erat dengan guru  ini juga akan di Swab Test nantinya.  (wan/oky)

Pos terkait