Guru Ngaji, Makna Sebuah Perjuangan

oleh
Film Guru Ngaji. (okezone)

MUKRI (Donny Damara), Guru Ngaji di Desa Tempuran mengalami dilema. Selama ini, dia ikhlas mengajar mengaji di desa itu tanpa mengharapkan balasan materi. Di sisi lain, dia harus mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. Akhirnya, dia pun memilih bekerja sampingan sebagai badut di sebuah pasar malam.

Mukri kerap bersepeda ke desa sebelah untuk menghibur pengunjung pasar malam di sana. Pekerjaan sampingannya ini tidak diketahui isterinya, Sopia (Dewi Irawan) dan anaknya Ismail (Akinza Chevalier). Hanya Parmin (Ence Bagus) yang menjadi teman berbagi sekaligus partner badut Mukri yang tahu hal itu. Tapi Parmin pun harus menghadapi perjuangannya sendiri demi merebut hati Rahma (Andania Suri) yang juga ditaksir Yanto (Dodit Mulyanto).

Rahasia tentang pekerjaan tambahannya membuat Mukri seringkali merasa gelisah. Ia merasa guru ngaji adalah sosok yang harusnya dihormati. Namun, ia malah mencari uang dengan menjadikan dirinya bahan tertawaan orang di atas panggung hiburan. Mukri juga khawatir keluarganya menjadi bulan-bulanan warga desa bila rahasianya terkuak.

Masalah besar muncul ketika pemilik pasar malam Koh Alung (Verdi Solaiman) mendapat tawaran dari Kepala Desa Tempuran (Tarzan) untuk menampilkan duet badut Mukri dan Parmin di pesta ulang tahun anaknya. Sebab, di saat yang sama, Mukri selaku guru ngaji pun harus menerima permintaan Pak Kepala Desa untuk memimpin doa di acara tersebut. Bagaimana usaha Mukri dalam menjaga rahasia yang selama ini disimpannya rapat-rapat?

Tidak perlu penasaran dengan jalan ceritanya, karena film besutan Rumah Produksi Chanex Ridhall Pictures itu sudah dapat disaksikan sejak Kamis, 22 Maret 2018 lalu. Rumah produksi ini secara resmi meluncurkan official trailer dan original soundtrack film “Guru Ngaji” tersebut serentak di Indonesia.

Film yang dipersembahkan bank bjb, sebuah bank daerah ini tidak hanya diharapkan menjadi hiburan bagi masyarakat tanah air, tapi juga salah satu bentuk perhatian Chanex Ridhall Pictures kepada seluruh Guru Ngaji di Indonesia.

Menariknya lagi, film ini diisi dengan soundtrack film yang dinyanyikan Cakra Khan. Lagu ciptaan Ahmad Fredy dan Ade Govinda berjudul “Jangan Mudah Putus Asa” itu terdengar syahdu dan mengingatkan penonton tentang pentingnya sabar dan ikhtiar demi mendapatkan berkah hidup dari Yang Maha
Kuasa. Tidak perlu merasa terlambat. Datang dan saksikan film ini di bioskop-bioskop kesayangan anda. (yuni)

Loading...