Genderang Perang Lawan TB Bergema di Padang, Wamenkes Tegaskan Pemimpin Daerah dan Tokoh Agama Harus Turun Tangan

 

PADANG — Indonesia tak bisa lagi memakai “cara lama” untuk menumbangkan Tuberkulosis (TB).

Dalam perhelatan Konferensi Kerja Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (KONKER PDPI) XVIII 2026 di The ZHM Premiere Hotel Padang, Jumat (18/9/2026), Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, melempar pesan menohok: perang melawan TB adalah tugas bersama, bukan cuma beban para dokter dan dinas kesehatan.

Di hadapan ribuan pakar kesehatan paru se-Indonesia, Wamenkes menegaskan pentingnya komitmen politik dari para kepala daerah hingga pengaruh emosional tokoh agama dalam membendung penularan TB di tengah masyarakat.

“Kalau dinas kesehatan bertugas mengobati, maka gubernur, tokoh masyarakat, dan tokoh agama berada di garis depan pencegahan. Tanpa sosialisasi gencar dari mereka, TB tak akan selesai,” tegas Benjamin.

Baca Juga  Kuliah Umum Bersama Menaker Yassierli di Unand, Gubernur Mahyeldi Fokus Atasi Masalah Ketenagakerjaan di Sumbar

Saking krusialnya peran pimpinan daerah, Benjamin bahkan mengaku tak segan membatalkan agenda kunjungan kerjanya ke sebuah daerah jika gubernur setempat absen untuk berkomitmen menekan angka TB menuju target nasional 2029.

Rembuk Nasional 1.000 Spesialis Paru

Perhelatan berskala nasional yang berlangsung pada 16–19 September 2026 dengan tema “Expanding Horizons in Every Breath” ini menjadi panggung konsolidasi terbesar bagi insan medis respirasi. Ketua Panitia KONKER PDPI XVIII 2026, Dr. Oea Khairsyaf, Sp.P(K), membeberkan bahwa ajang ini sukses menghadirkan lebih dari 1.000 dokter spesialis, akademisi, dan peneliti dari berbagai pelosok negeri.

“Kami menyatukan ide, riset, dan inovasi ilmu pulmonologi terbaru agar pelayanan kesehatan pernapasan di Indonesia naik kelas,” jelas Oea.

Bukan Sekadar Teori, Langsung Aksi di Lapangan

Menjawab isu kesehatan di Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya, rangkaian KONKER PDPI XVIII ditutup dengan serangkaian aksi nyata yang dirasakan langsung oleh warga Padang:

Baca Juga  Pemprov Sumbar Berhasil Menangkan 3 Kategori Masjid Percontohan Tingkat Nasional 2024

Buru Kasus TB hingga ke Kecamatan: Berkolaborasi dengan Pemprov Sumbar dan Pemko Padang, PDPI menggelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB massal bagi 300 warga di Puskesmas Pauh dan Kantor Camat Lubuk Begalung.

Benteng Udara Bersih Saat Kabut Asap: Menanggapi ancaman polusi dan asap yang kian meresahkan, PDPI menerbitkan panduan keselamatan. Kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, dan penderita asma diimbau ketat memakai pelindung pernapasan serta mengurangi aktivitas luar ruang.

Transformasi Pengobatan Modern: Forum workshop dan simposium menghasilkan kesepakatan metode diagnosis cepat agar pasien TB mendapat penanganan medis secara dini tanpa stigma.