Gempa Guncang Pesisir Selatan, ASN Berhamburan

  • Whatsapp
Seismograf. (*)

PAINAN -Gempa bumi kembali mengguncang Kabupaten Pesisir Selatan dan beberapa daerah lainnya di Povinsi Sumatera Barat, Rabu (18/11) sekitar pukul 11.41 WIB.

Berdasarkan informasi BMKG, gempa itu berkekuatan 5.3 lokasi 1.81 LS, 100.34 BT (57 km Barat Daya Pesisir Selatan-Sumbar) kedalaman 11 km dan tidak berpotensi tsunami.

Bacaan Lainnya

Gempa yang berpusat di laut tersebut membuat masyarakat berlarian ke luar rumah menyalamatkan diri, karena kuatnya guncangan gempa, meskipun hanya berlangsung beberapa detik.

Para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dan instansi vertikal lainnya yang tengah bekerja dalam ruangan juga berhamburan menyelamat diri.

Andi (34) yang juga ASN di Pesisir Selatan mengaku, guncangan gempa terasa begitu kuat, dan dinding bangunan bergetar. “Merasakan guncangan gempa itu, maka saya dan rekan-rekan langsung menyalamatkan diri ke luar kantor,” katanya.

Menurutnya, satu hari sebelumnya juga terjadi gempa yang berpusat di Tuapejat Mentawai, namun gempa kali terasa lebih kuat. “Mungkin pusat gempa relatif dekat, sehingga guncagannya sangat terasa,” tuturnya.

Hal serupa juga dirasakan Asnidar (60), seorang warga . Ia mengatakan, guncangan gempa kali ini sangat kuat dibanding sehari sebelumnya.

“Ya, saya kaget begitu datang gempa dan melihat beberapa benda dalam rumah bergoyang. Tanpa pikir panjang kami langsung lari ke luar rumah. Semoga tidak ada gempa susulan dan kita semua dihindarkan Allah dari bencana,” harapnya.

Pjs Bupati Pesisir Selatan, Mardi mengingatkan masyarakat agar tidak panik dan tetap waspada. Ia juga mengakui, gempa yang terjadi, Rabu (18/11) itu cukup kuat.

“Saya meminta masyarakat tidak panik, tetap terus waspada. Bila terjadi gempa langsung menyelamatkan diri, dan menjauhi bangunan. Penyelamatan dari bencana harus menjadi prioritas,” katanya.

Mardi mendambahkan, sejauh ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa. Meski demikian perangkat daerah terkait seperti BPBD diinstruksi melakukan penanganan pasca gempa.

Kemudian kepada walinagari dan camat diminta melaporkan jika ada kerusakan akibat gempa kepada pemerintah kabupaten. (son/man)

Pos terkait