SELATPANJANG – Walaupun sempat langka selama beberapa hari, akhirnya gas melon atau gas 3 kg akhirnya masuk ke Selatpanjang, Selasa (4/11/2025).
Namun, karena masuk terbatas, langsung diserbu warga dan langsung ludes. Gas masuk melalui Agen Meranti Sofia di Alah Air sebanyak 4 DO atau 2.240 tabung.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagperin) Kabupaten Kepulauan Meranti, Marwan kepada Topsatu.com.
“Tadi masuk gas. Walaupun langsung habis, kita terus berkoordinasi dengan Pertamina agar distribusi gas melon bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Meranti,” ungkapnya.
Dari koordinasi terbarunya, Marwan mengaku bahwa pada Kamis (5/11/2025), gas 3 kg akan kembali masuk melalui Agen Sinergi Sehati sebanyak 4 DO atau 2.240 tabung.
Sementara, Agen H Zulkarnain yang menjadi terbesar kuotanya di Meranti dikabarkan Marwan sedang muat.
Ia berharap setelah Agen H Zulkarnain masuk nantinya gas melon bisa tersedia di pangkalan.
“Agen H Zul ini nantinya masuk 12 DO atau 6.720 tabung. Setelah masuk bisa menyelesaikan kelangkaan gas di Selatpanjang,” katanya.
Selain masih ada agen yang tidak komitmen mendistribusikan gas sesuai jadwal, soal kelangkaan gas melon ini diakui Marwan juga tak terlepas dari pengguna yang tidak tepat sasaran.
Ia menegaskan masih banyak kalangan tidak kategori miskin masih menggunakan gas melon ini.
“Kita menghimbau kepada masyarakat yang tidak masuk kategori miskin agar menggunakan gas non subsidi (gas 12 kg atau gas 10 kg). Sehingga gas melon ini bisa tepat sasaran dan tidak langka secara terus menerus,” harapnya.












