Fadly Amran Lakukan Mutasi, Tiga Pejabat Eselon II Turun Jabatan 

  • Whatsapp

PADANGPANJANG – Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran Dt. Paduko Malano melantik dan mengambil sumpah sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Padang Panjang, Rabu (18/9) di Pendopo Rumah Dinas Walikota.

Ini merupakan mutasi pertama bagi pejabat eselon II setelah hampir satu tahun Fadly Amran dan Asrul dilantik menjadi walikota dan wakil walikota periode 2018-2023. Dalam pelantikan kemarin itu, ada 6 pejabat eselon II yang digeser dalam eselon yang sama dan 3 orang harus turun ke eselon III.

Bacaan Lainnya

Pejabat eselon II yang digeser dalam eselon yang sama yakni Marwilis dari Kadis Kominfo menjadi Kepala BPBD Kesbangpol, Syahdanur dari Kadis Pangan dan Pertanian menjadi Asisten I Setdako, Iriansyah Tanjung dari Staf Ahli Walikota menjadi Asisten II Setdako dan

Martoni dari Kadis Sosial menjadi Asisten III Setdako, Yas Edizarwin dari Kadis PUPR menjadi Staf Ahli Walikota dan Ervic Rinaldy dari Inpektur Kota menjadi Staf Ahli Walikota.

Sementara, pejabat eselon II yang harus turun ke eselon III, masing-masing Indra Gusnady dari Kepala BPKD menjadi Sekretaris BPBD Kesbangpol, Erizal dari Kepala BPBD Kesbangpol menjadi Sekretaris Dinas Pariwisata dan Arkes Refagus dari Kasatpol PP Damkar menjadi Sekretaris Dinas Sosial.

“Proses pergeseran maupun penurunan eselon ini sudah melalui pertimbangan yang matang. Bagi yang turun eselon, kita tetap akan lakukan pemantauan. Jika mampu menunjukan komitmen dan kinerja yang baik, tentu bisa diusulkan kembali menempati eselon II,” kata Walikota menjawab pertanyaan sejumlah wartawan usai pelantikan.

Pasca pelantikan, terutama adanya pejabat eselon II yang turun ke eselon III, maka jabatan eselon II yang mengalami kekosongan otomatis bertambah. Sebelumnya jabatan eselon II yang kosong antara lain Bappeda, BKPSDM dan Satpol PP, kini bertambah dengan BPKD, Kominfo, Dinas Pangan dan Pertanian, Satpol PP, Inspektorat, PUPR dan Dinas Sosial.

“Untuk mengisi kekosongan, kita akan segera melakukan lelang terbuka. Kita tengah menyiapkan pansel, insya Allah awal Oktober proses lelang dimulai,” kata Walikota yang turut diamini Sekdako Sonny Budaya Putra. (Jas)

Pos terkait