Etape III, Pebalap TdS Disuguhi Keindahan Danau Singkarak

oleh
Bupati Gusmal saat menyampaikan sambutan pelaksanaan Etape III TdS 2018. (yasrizal)

AROSUKA – Sebanyak 95 pebalap yang tersisa pada etape III, start di Dermaga Danau Singkarak, Kabupaten Solok finish di Istano Pagaruyuang, Kabupaten Tanah Datar, Selasa (6/11) pagi bakal takjub dengan pesona kemolekan danau bersejarah itu.

Keberadaan danau yang terletak di dua kabupaten itu, diyakini mampu menyedot perhatian pebalap.Kesejukan alam nan mempesona diiringi angin sepoi-sepoi di dermaga, kian menambah semarak suasana star di pagi itu. pengunjung dengan pakaian warna warni ikut memantik suasana riang di kawasan wisata tersebut.

Di sisi lain, sambutan ramah Bupati Solok, Gusmal didampingi Sekdakab, Aswirman, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Yandra mengapresiasi pebalap internasional TdS 2018 dan masyarakat.

“Kami mengapresiasi dan bangga dengan iven TdS yang di mulai sejak sepuluh tahun lalu,” ucapnya.

Ia lantas menceritakan 10 tahun sejarah TdS dengan segala dinamikanya. Sebagai daerah pencetus sport touris itu, Gusmal mengaku momen besar ini tetap terus berlanjut dengan dampak besar yang diharapkan.

Danau bersejerah dan terbesar itu, yakni Danau Singkarak, terletak di Kabupaten Solok, sebuah danau dengan luas 107,8 km². Danau yang membentang di dua wilayah kabupaten, Solok dan Tanah Datar ini, merupakan danau terluas ke-2 di Pulau Sumatera.

“Kemolekan panorama Danau Singkarak itulah yang diharapkan  mampu menyedot perhatian dari 95 pembalap yang tersisa di etape ke III TDS 2018,” sebutnya.

Danau Singkarak juga sudah menjadi ikon dari sport tourism Tour de Singkarak. Setiap tahun, angka kunjungan wisatawan di objek wisata ini terus meningkat.

Terkait upaya pengembangan pariwisata ini, Gusmal bersama Kadis Pariwisata setempat sepakat, untuk serius dalam hal pengelolaan ke depan. Pihaknya, ingin mengembangkan sektor pariwisata secara profesional dengan menawarkan manajemen kepada swasta.

“Kalau pegawai negeri juga yang akan mengelola pariwisata, itu tidak akan maju. Pegawai memiliki waktu terbatas untuk mengurus pariwisata,” tegasnya.

Menyangkut balap sepeda sendiri, Start etape III dimulai pada pukul 10.00 WIB di Dermaga Singkarak. Finis etap berada di Istano Basa Pagaruyuang, Kabupaten Tanah Datar yang diperkirakan pada pukul 13.41 WIB.

Seluruh pembalap yang tersisa, diyakini tidak hanya berpacu menjadi yang tercepat. Namun, juga akan berpacu menikmati suguhan keindahan alam Danau Singkarak

Tidak itu saja, dimasing-masing titik atau rute yang dilintasi seperti di, Saniang Baka, Batu Taba, Simpang Kubu Karambia, Simabur, Pasar Batusangkar, Gd Indojalito, dan Gedung Nasional, juga menawarkan keindahan dan kearifan lokal yang beragam.

Di Etape ke III yang hanya diikuti 95 pebalap ini, lantaran pada etape sebelumnya, ada Dua pembalap yang tidak ikut start, Lima pembalap keluar ditengah jalannya perlombaan dan, Dua pembalap lagi didiskualifikasi.

Dua titik King Of Mountain yang terdapat di kawasan Malalo dan Batipuh, serta Tiga titik sprint masing-masing di Malalo, Batipuh dan terakhir di Pagaruyuang, menjadi rintangan yang harus dilalui setiap pembalap. Mereka akan beradu cepat dan kuat untuk menyabet gelar raja sprint dan raja tanjakan di etape ini. (yas/rusmel)

Loading...