Padang  

Empat Korban Tewas Akibat Lakalantas Beruntun di Padang Besi Merupakan Satu Keluarga

Padang, Singgalang – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang terjadi di Jalan Raya Padang–Indarung, tepatnya dekat Gerbang Masjid Darussalam, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Minggu (10/5) sekitar pukul 08.00 WIB menyebabkan empat orang meninggal dunia dan 10 lainnya mengalami luka-luka. Empat orang yang meninggal dunia merupakan satu keluarga, yang terdiri dari suami, istri, anak dan adek sopir Toyota Rush.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, M Reza Chairul Akbar Sidiq membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, insiden melibatkan enam kendaraan. Kecelakaan diduga dipicu oleh truk Hino BM 9936 KU yang kehilangan kendali saat melaju dari arah Simpang SPN menuju Simpang Gadut.

“Truk diduga lepas kendali ketika melintas di lokasi kejadian yang kondisi jalannya menikung dan beraspal rusak. Kendaraan kemudian menabrak sejumlah kendaraan di depannya secara beruntun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, truk yang dikemudikan Abdul Rahman (29) pertama kali menghantam Toyota Rush B 2881 KYU. Benturan keras membuat minibus itu terdorong dan menabrak truk Hino BA 9522 IU di depannya.

Baca Juga  KPU Padang Serahkan Laporan Layanan Keterbukaan Informasi ke KI Sumbar

Namun, truk nahas tersebut terus melaju dan kembali menabrak Jeep Mitsubishi Pajero BA 1218 WQ. Pajero kemudian terdorong hingga menghantam truk Hino BA 8497 QU. Tidak berhenti sampai di situ, truk kembali menabrak Toyota Kijang Super BA 1740 JC hingga kendaraan tersebut terdorong ke taman jalan.

Akibat kejadian itu, empat penumpang dan pengemudi Toyota Rush meninggal dunia. Mereka masing-masing Arif Candra Effendi (40), Jhon Effendi (64), Efrialita (57), dan Delfawati (61). Seluruh korban meninggal dunia dievakuasi ke Semen Padang Hospital dan RS Unand Padang.

Selain korban meninggal, sebanyak 10 orang mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kota Padang. Korban berasal dari kendaraan Toyota Rush, Pajero, Toyota Kijang, dan pengemudi truk.
Kombes Pol Reza mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan faktor kelayakan jalan di lokasi kejadian.

Baca Juga  Pengurus ISPI Sumbar Dilantik di Area Peternakan Padang Mengatas

“Petugas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti kendaraan, serta meminta keterangan sejumlah saksi di lapangan. Kasus ini ditangani Satlantas Polresta Padang,” katanya.

Menurutnya, kondisi jalan di lokasi kejadian minim marka dan rambu lalu lintas. Selain itu, permukaan jalan juga dilaporkan mengalami kerusakan pada beberapa titik.

Akibat kecelakaan tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp450 juta. Sejumlah kendaraan mengalami kerusakan berat, terutama Toyota Rush dan Toyota Kijang yang ringsek akibat benturan keras. Kasus kecelakaan itu kini ditangani berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/270/V/2026/SPKT.SATLANTAS/POLRESTA PADANG/POLDA SUMBAR dengan penerapan Pasal 310 ayat (1), (2), dan (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (109)