PADANG – Empat bangunan terdiri dari tiga warung dan satu rumah di Jalan Berok Raya–Siteba, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, hangus dilalap api pada Senin (8/12) malam. Kobaran api yang cepat membesar membuat kawasan padat penduduk itu seketika geger.
Kabid Operasional Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan kebakaran masuk pukul 21.00 WIB. Hanya satu menit setelah laporan diterima, armada langsung bergerak menuju lokasi.
“Unit tiba di lokasi sekitar pukul 21.06 WIB. Begitu sampai, api sudah membesar karena bangunan yang terbakar merupakan deretan warung semi permanen yang saling berdekatan,” kata Rinaldi.
Rinaldi mengatakan, akses jalan yang sempit serta kondisi permukiman yang rapat menjadi tantangan utama. Namun, petugas tetap berupaya maksimal melakukan pemadaman dan mencegah api merembet lebih jauh.
“Alhamdulillah, area yang berpotensi terdampak, seperti enam rumah dan satu masjid, berhasil diselamatkan. Estimasi nilai yang terselamatkan mencapai sekitar Rp2 miliar,” ujar Rinaldi.
Dari data Damkar Kota Padang, luas area yang terbakar mencapai lebih kurang 300 meter persegi. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Sebanyak 3 KK atau 6 penghuni terdampak langsung, sementara total warga yang terimbas mencapai 15 orang.
Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp700 juta. Identitas pemilik bangunan yang terbakar antara lain Erviandi (pemilik kedai bakso), Anang (pedagang kelapa dan nasi), serta Elli (pemilik kedai lotek).
Sementara itu, saksi bernama Rendi, warga setempat, mengatakan, pertama kali melihat api membubung dari salah satu bangunan. “Melihat api makin besar, saya langsung menghubungi Damkar,” katanya.
Sebanyak delapan unit armada dan sekitar 90 personel diterjunkan dalam operasi pemadaman. Petugas gabungan dari Polri, TNI, PLN, PMI, Satpol PP, serta unsur kecamatan dan kelurahan juga berada di lapangan untuk membantu penanganan.
Hingga api dipastikan padam, petugas masih melakukan pendinginan serta memastikan tidak ada titik api tersisa. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang.
Terakhir, Rinaldi mengatakan, kepada warga agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk. “Pengawasan instalasi listrik dan penggunaan peralatan masak perlu lebih diperhatikan. Satu kelalaian kecil bisa berdampak besar,” tutupnya. (der)












