Empat Anggota Dewan Pendidikan Sumbar Kunjungi Painan, Dorong Sinergi dan Perlindungan Guru

 

 

PAINAN, — Empat anggota Dewan Pendidikan (DP) Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (20/8/2026). Kunjungan tersebut menyasar Pemerintah Kabupaten Pessel dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pessel.

Keempat anggota DP Sumbar yang hadir adalah Drs. H. M. Khudri, http://M.Pd, Drs. Suindra, http://M.Pd, Dr. AL Forki, http://M.Si, dan Ardiles, http://M.Si.

Di lingkungan Pemkab Pessel, rombongan diterima Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pessel, Salim Muhaimin. Sementara di kantor Cabdin, pertemuan dilakukan dengan perwakilan Cabdin, Nilma Novia, didampingi   Kep Sek SMA N 1 Koto Tarusan Agoeng Sopian  dan Rini Amelia Kepsek SMA N 3 Painan.

“Kunjungan kami ini dalam rangka membangun sinergisitas antara Dewan Pendidikan dengan Pemkab Pessel dalam rangka membangun dan meningkatkan kinerja kita membangun pendidikan di Pessel ini,” kata M. Khudri dalam sambutannya di Dinas Pendidikan.

Khudri menekankan pentingnya perlindungan terhadap guru, sekolah, dan kepala sekolah. Ia juga mengingatkan agar seluruh pengelola pendidikan bekerja secara profesional.

Baca Juga  TPPS Pesisir Selatan Selenggarakan Rencana Tindak Lanjut Audit Stunting

“Jika kita semua profesional, jujur dan transparan, tidak ada yang perlu ditakutkan,” ujarnya.

Mengingat Dinas Pendidikan Pessel mengelola pendidikan TK/PAUD, SD, dan SMP, Khudri menyebut peran dinas tersebut sangat strategis.

“Kualitas pendidikan kita ditentukan oleh kualitas pendidikan TK/PAUD, SD dan SMP, Angka Partisipasi Murni, angka putus sekolah, dan persaingan masuk Sekolah Menengah Atas. Ini berkaitan langsung dengan kualitas pendidikan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Khudri juga mendorong Pemkab Pessel segera membentuk Dewan Pendidikan tingkat kabupaten.

“Bentuklah Dewan Pendidikan, mereka mewakili masyarakat di bidang pendidikan di kabupaten ini,” katanya.

Anggota DP lainnya, Suindra, mengapresiasi capaian pendidikan di Pessel.

“Kita apresiasi prestasi pendidikan yang diraih Pessel. Prestasi itu kan bukti kita bekerja dan kebanggaan bagi anak dan sekolah-sekolah kita di kabupaten ini,” kata Suindra.

Baca Juga  Pembangunan Jembatan Gantung Lubuk Betung Pessel Rampung

Ia menegaskan posisi DP Sumbar yang independen namun berpihak pada kerja profesional.

“Kami memang mewakili masyarakat, tapi kita independen. Bapak dan ibu jika bekerja profesional tentu kami bersama bapak ibu,” ucapnya.

Di kantor Cabdin, pembahasan lebih fokus pada perlindungan kepala sekolah dan guru SMA/SMK.

“Jika pengelolaan sekolah profesional, transparan, tidak usah takut-takut. Masyarakat, siapapun berhak bertanya,” kata M. Khudri.

DP juga mengajak Cabdin membebaskan guru dan sekolah dari tekanan yang tidak sesuai aturan.

“Kami DP bersama-sama bapak-bapak, ibu guru, Kepsek dan Cabdin untuk memperkuat kita semua menyelenggarakan pendidikan,” tegasnya.

Baik Kadis Salim maupun Nilma menyambut baik kedatangan DP Sumbar.

“Kami berterima kasih atas kehadiran DP. Kami senang atas dukungan DP ke Pessel. Insya Allah ke depannya kita akan saling berkoordinasi,” kata Salim. (MK)