BATUSANGKAR – Dua hari besar, yakni Hari Koperasi ke-78 dan Peringatan Hari Keluarga Nasional (HKN) ke-32 diperingati jajaran Pemkab Tanah Datar dengan upacara di lapangan Cindua Mato Batusangkar, Rabu (23/7).
Bupati Tanah Datar Eka Putra memimpin upacara. Turut hadir Wabup Ahmad Fadly, Forkopimda, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, pejabat Pemkab, Ketua TP PKK Ny Lise Eka Putra, Ketua GOW Ny Dwinanda Ahmad Fadly dan undangan lainnya.
Eka Putra saat membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Wihaji sampaikan penetapan Hari Keluarga Nasional (HKN) untuk mengingat pentingnya keluarga sebagai pilar utama dalam membangun bangsa dan negara.
“Peringatan HKN tahun 2025 ini mengambil tema Dari Keluarga Untuk Indonesia Maju, dengan harapan peringatan tidak hanya sekadar seremonial tahunan, tetapi juga menjadi pengingat akan peran penting keluarga dalam kehidupan sosial, ekonomi dan pembangunan bangsa serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan, meningkatkan kualitas keluarga dan mewujudkan keluarga yang sejahtera dan Bahagia,” terangnya.
Dalam rangka mewujudkan Asta Cita, Presiden memiliki 5 program strategis yaitu Genting(Gerakan Orang Tua Cegah Stunting), Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), Gati (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), Sidaya (Lansia Berdaya) dan Superapps sebagai layanan platform digital untuk berbagai layanan.
“Ke depannya melalui momentum ini saya berharap kita bisa menjadikan keluarga sebagai pilar utama dalam membangun masyarakat yang sehat, sejahtera dan tangguh,” katanya.
Selanjutnya, terkait dengan Hari Koperasi Nasional, Eka Putra membacakan sambutan Menteri Koperasi RI Budi Arie Setiadi menyampaikan pada peringatan Hari Koperasi ke-78 tahun 2025 mengambil tema “Koperasi Maju Indonesia Adil Makmur”.
“Kini kita sedang menapaki jalan menuju 2045, tahun emas Indonesia. Di sinilah koperasi punya peran besar. Kita tidak bisa mewujudkan Indonesia Emas dengan meninggalkan rakyat kecil. Kita butuh koperasi yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan, yang tidak hanya tumbuh di angka, tapi juga mengakar di hati masyarakat, inklusi ekonomi,” tambahnya.
Lebih lanjut, kata bupati, koperasi relevan dan strategis dalam mewujudkan beberapa Asta Cita Presiden Prabowo. Jumlah koperasi aktif tercatat sebanyak 131.617 unit dan anggotanya mencapai hampir 30 juta orang, artinya, satu dari sepuluh warga Indonesia adalah bagian dari koperasi.
Dijelaskannya lagi, volume usaha koperasi pada tahun 2024 menyumbang Rp 214 triliun terhadap PDB nasional dan saat ini sudah lebih dari 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih terbentuk lewat musyawarah desa/kelurahan khusus.
Di kesempatan itu, bupati juga menyerahkan bantuan kepada anak keluarga Genting yaitu Agung Sanjaya (18 bulan) yang berasal dari Jorong Tiga Batur Nagari Sungai Tarab Kecamatan Sungai Tarab, Alfatih Oktavian (10 bulan) dari Jorong Ladang Laweh Nagari Rambatan Kecamatan Rambatan dan Muhammad Ravi (9 bulan) dari Parak Juar, Nagari Baringin Kecamatan Lima Kaum.
Untuk mengapresiasi kepada koperasi yang tercepat melaksanakan RAT Pemkab Tanah Datar juga memberikan penghargaan kepada KPN Penyuluh Pertanian, KPN Karyawan Pendidikan Padang Ganting dan Koperasi Konsumen Syariah masjid Raya Lubuk Jantan serta yang tercepat pembentukan Koperasi Merah Putih dan pengurusan badan hukum yaitu KMP Syariah Rao-Rao, KPM nagari Batu Taba dan KPM Syariah Nagari III Koto. (ydi)
Peserta upacara bendera. (ist)












