PADANG – Dalam rangkaian Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) 2026 di Sikayan Mansek, dr. Andy Riva Dana memberikan edukasi krusial bagi warga. Dokter perusahaan sekaligus Staf SHE PT Semen Padang ini menekankan bahwa pemahaman masyarakat terhadap penyakit menular masih perlu ditingkatkan. Edukasi ini menjadi salah satu agenda utama dalam peringatan Bulan K3 Nasional tahun ini.
dr. Andy menyoroti tantangan besar terkait penyakit Tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS yang masih menjadi ancaman di lingkungan masyarakat. Menurutnya, deteksi dini melalui skrining adalah langkah awal yang paling efektif untuk memutus rantai penularan. Masyarakat diajak untuk tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan demi kebaikan diri sendiri dan keluarga tercinta.
“Penting bagi masyarakat untuk mengenali bahaya penyakit TBC dan HIV/AIDS yang saat ini masih banyak ditemukan. Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat mendapatkan pengetahuan yang benar,” jelas dr. Andy Riva di hadapan warga Batu Gadang. Ia menambahkan bahwa stigma negatif terhadap penyakit ini harus dikikis agar penderita bisa mendapatkan pengobatan yang tepat.
Lebih lanjut, dr. Andy menjelaskan bahwa tema Germas kali ini berkaitan erat dengan penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Kesehatan individu adalah bagian tak terpisahkan dari sistem keselamatan yang lebih luas, baik di lingkungan kerja maupun di kehidupan sehari-hari. Tanpa fisik yang sehat, produktivitas masyarakat akan terhambat secara signifikan.
Dalam sesi konsultasi gratis, dr. Andy dan tim medis memberikan penjelasan mendalam mengenai gejala-gejala awal TBC, seperti batuk berkepanjangan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ventilasi rumah dan asupan gizi yang seimbang. Pengetahuan praktis seperti ini diharapkan dapat langsung diterapkan oleh warga Sikayan Mansek dalam kehidupan rumah tangga mereka.
Terkait HIV/AIDS, dr. Andy memberikan pemahaman mengenai cara penularan dan pentingnya menjaga gaya hidup sehat. Edukasi ini dilakukan dengan pendekatan yang humanis agar warga merasa nyaman untuk berdiskusi. Ia menegaskan bahwa pencegahan jauh lebih baik dan lebih murah daripada pengobatan yang harus dilakukan seumur hidup.
Layanan kesehatan yang diberikan dalam Germas 2026 ini juga mencakup pemeriksaan tekanan darah dan gula darah. dr. Andy Riva mengapresiasi antusiasme warga yang proaktif menanyakan kondisi kesehatan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat Lubuk Kilangan terhadap pola hidup sehat mulai tumbuh ke arah yang lebih positif.
Aksi dr. Andy Riva dan tim SHE PT Semen Padang ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan hidup sehat yang lebih luas di Kota Padang. Melalui edukasi yang konsisten, perusahaan optimis angka penyakit menular di sekitar wilayah operasional dapat ditekan. Kesehatan yang terjaga akan melahirkan masyarakat yang tangguh dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah. (*)












