DLH Sayangkan Pohon Pelindung Jalinsum Sengaja Dimatikan Oknum Masyarakat

Tampak pohon pelindung jalinsum yang sudah mengering. (ist)
PULAU PUNJUNG – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dharmasraya menyayangkan adanya sejumlah pohon pelindung di sepanjang Jalinsum yang diduga sengaja dimatikan oleh oknum anggota masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dharmasraya, Budi Waluyo mengatakan, dari pantauan anggotanya di lapangan, telah ditemukan adanya sejumlah pohon pelindung yang diketahui mulai mengering daunnya. Bahkan ada yang sudah beranjak lapuk.

Yang mengejutkan, dari sejumlah pohon yang mulai mati itu ditemukan tanda tanda kerusakan pada pangkal pohon. Ada yang dibakar pelan pelan di pangkal pohon, ada juga yang dicincang lapisan kulitnya. Bahkan menurut laporan petugas lapangan DLH, ada juga yang sengaja dibunuh dengan menyiramkan minyak tanah dan herbisida.

Baca Juga  31 Polisi Dharmasraya Berprestasi Dapat Penghargaan

Pohon pelindung di sepanjang Jalinsum sebagian besar adalah pohon mahoni dan ada juga dari jenis lain. Jika tidak ada upaya membunuh dan memusnahkan, sangat jarang pohon mahoni mengalami kematian. Meskipum hal itu mungkin saja terjadi, namun kemungkinannya kecil. Kemungkinan yang besar itu ada upaya untuk memusnahkan tanaman pelindung untuk keperluan tertentu.

Kematian pohon pohon ini dapat mengakibatkan munculnya potensi gangguan bagi pengguna Jalinsum. Malah pohon kayu yang mulai mengering itu menjadi momok bagi pengguna jalan. Wajar saja jika banyak warga masyarakat yang mengeluh terkait hal itu, bahkan langsung menyampaikan ke media massa.

Baca Juga  BKD Dharmasraya Gelar Halal Bihalal

Lebih jauh Budi menjelaskan, keberadaan pohon pelindung di sepanjang Jalinsum merupakan salah satu kelengkapan dari adanya suatu jalan umum. Kegunaannya adalah untuk mengurangi polusi udara yang keluar dari asap kendaraan bermotor. Selain itu juga untuk membantu mewujudkan kesejukam dan keteduhan bagi pengguna jalan.

Oleh karena itu, Budi mengharapkan agar warga masyarakat yang di sekitar rumahnya ada pohon pelindung Jalinsum, kiranya dapat memelihara keberlangsungan hidupnya.

” Setidaknya jangan ada niat untuk mengakhiri hidup tanaman pelindung tersebut,” pungkasnya. ( roni )