Padang  

Disnakerin Kota Padang Siapkan 12 Pencaker untuk Bekerja di Jepang

Kepala Disnakerin Padang, Feri Erviyan Rinaldy didampingi Kepala Bidang Penempatan Kerja, Pelatihan dan Produktivitas (Pentalattas) Widya Apriyanti dan Pimpinan LPK Sakura Mekar, Efri Candra serta peserta pelatihan berfoto bersama usai pembukaan pelatihan di aula LPK Sakura Mekar, Rabu (13/8). (wal)

PADANG – Pemko Padang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Peridustrian (Disnakerin) Kota Padang terus menekan angka pengangguran dan menciptakan lapangan kerja.

Di samping itu semakin mempersiapkan para pencari kerja (Pencaker) dengan skill khusus untuk bisa bersaing di dunia kerja.

Itulah yang terlihat dengan mempersiapkan 12 pencari kerja Kota Padang dengan dibekali kemampuan Bahasa Jepang melalui pelatihan Bahasa Jepang program kerjasama Disnakerin Kota Padang dengan LPK Sakura Mekar tahun 2025.

Pelatihan tersebut oleh dibuka oleh Kepala Disnakerin Padang, Feri Erviyan Rinaldy didampingi Kepala Bidang Penempatan Kerja, Pelatihan dan Produktivitas (Pentalattas) Widya Apriyanti, Rabu (13/8) di aula LPK Sakura Mekar.

Baca Juga  HUT Ke-28, RS Bhayangkara Padang Tambah Kapasitas Ruangan

Disebutkan Feri Erviyan Rinaldy, peminat untuk mengikuti pelatihan yang dibiayai oleh APBD Kota Padang tersebut cukup banyak namun yang bisa lolos seleksi 12 orang tersebut. Dalam seleksi tersebut, juga diikuti orangtua mereka masing-masing supaya saat mereka bekerja nantinya dapat izin dan dukungan dari orang tua.

Kendati kegiatan ini baru perdana di tahun 2025 ini, maka direncanakan pada tahun-tahun berikutnya menjadi agenda tahunan.

Dikatakannya, program pelatihan Bahasa Jepang ini akan berlanjut pada magang kerja dan bekerja di Jepang.

Dia juga berpesan untuk menekankan kedisiplinan dan semangat etos kerja.

Pada tempat yang sama, Pimpinan LPK Sakura Mekar, Efri Candra mengatakan, pelatihan Bahasa Jepang ini berlangsung selama 4 bulan yang berakhir pada Desember 2025 lalu.

Baca Juga  Pohon Tumbang di Batipuh Panjang

Menurutnya, para Pencaker tersebut tak hanya diberikan keterampilan bahasa Jepang saja, namun juga adat dan budaya Jepang.

Sebab, adat dan budaya Jepang jauh berbeda dengan Indonesia sehingga sebelum bekerja mereka diberikan tentang hal tersebut. Jadi ketika mereka nanti nya sudah berada di Jepang cepat beradaptasi dengan lingkungan sehingga bisa bekerja maksimal.

Ditambahkan, LPK Sakura Mekar juga diberikan pelatihan fisik supaya saat bekerja di sana fisik mereka bisa kuat dan mampu beradaptasi dengan suhu yang dingin.(w)