Roni Aprianto
Wartawan Madya
Hari masih pagi. Tetesan embun pun masih bergelantungan di ujung- ujung dedaunan. Kemudian lenyap diterpa sinar matahari. Jalan Lintas Sumatera di Pusat Ibu Kota Kabupaten Dharmasraya tampak ramai. Kendaraan roda dua dan roda empat sibuk hilir mudik menghantarkan penumpang.
Kendaraan plat merah terparkir rapi di pusat- pusat perkantoran. Di ruangan sederhana di Dinas Kominfo Dharmasraya sejumlah Aparatur Sipil Negara ( ASN) dan Pegawai Badan Pusat Statistik ( BPS) tengah serius membahas soal sensus ekonomi yang bakal dilaksanakan di pertengahan tahun 2026 mendatang. Serius tapi asik.
Mereka duduk melingkar berhadap di meja persegi empat. Tak ada alat pendingin ruangan, hanya hembusan angin. Tempat duduk pun hanya terbuat dari potongan kayu seadanya, tidak empuk, tapi tetap nyaman. Begitu benarlah pejabat negara ini mengurusi kepentingan daerah. Teh manis, kopi setengah pahit serta cemilan menemani diskusi asik pagi itu. Sesekali diskusi disetai tertawa riang, tawa keakraban.
Kepala BPS Dharmasraya, Eri Warman mengajak Dinas Kominfo kerjasama menyukseskan sensus ekonomi yang akan dilaksanakan serta memberikan informasi data statistik kepada masyarakat luas dengan sosialiasi san publikasi di media elektonik dan cetak.
” Data statistik adalah data yang dikumpulkan, diolah, dan disajikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk berbagai keperluan, mulai dari perencanaan pembangunan hingga pengambilan keputusan pemerintah dan masyarakat,” terang Eri Warman di sela- sela diskusi, Kamis (4/12/2025)
Ia menambahkan, tujuan dari sensus ekonomi guna mengumpulkan data dasar yang komprehensif tentang seluruh kegiatan ekonomi (selain pertanian) untuk menyediakan gambaran menyeluruh tentang struktur dan perkembangan ekonomi nasional.
“Data ini nantinya menjadi landasan penting untuk perencanaan pembangunan, perumusan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran, dan pemetaan daya saing bisnis, baik di tingkat nasional maupun regional,” terangnya.
Ia juga mengajak rekan- rekan wartawan untuk ikut menyampaikan data statistik melalui publikasi serta membantu sosialisasi sensus ekonomi 2026.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Dharmasrya, Darisman menyambut baik ajakan dan saran dari BPS. Menurutnya, hal tersebut merupakan salah satu langkah kongkrit agar semua data terintegrasi. Sehingga data yang dikumpulkan pemerintah daerah dan BPS selaras.
“Ini tentunya bukan hanya soal data ekonomi, tapi tentang semua aspek data. Kami akan mendukung penuh ajakan dari BPS,” ucap Plt Asisten 1 Pemkab Dharmasraya ini.
Katanya, jika diperlukan atau dibutuhkan, nantinya BPS dengan Pemkab Dharmasraya bisa menandatangani Memorandum of Understanding ( MoU) atau nota kesepahaman untuk menunjukkan kesungguhan kerja sama.
“Dengan Mou bisa mencegah miskomunikasi serta untuk menentukan rel tanggungjawab masing- masing,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan diskusi tersebut, Sekretaris Kominfo, Hendri berserta beberapa kepala bagian dan staf serta jajaran BPS. Pertemuan diakhiri dengan saling berjabat tangan. ( ***)
Suasana diskusi BPS dan Kominfo Dharmasraya












