PULAU PUNJUNG – Kerja keras Dinas Perhubungan Dharmasraya untuk mensukseskan kegiatan Festival Pamalayu Kenduri Swarnabhumi selama 6 hari ini patut diapresiasi. Dinas Perhubungan selaku penanggungjawab lalu lintas dan area parkir sukses mengemban tugas.
Festival Pamalayu ini dipusatkan di Komplek Candi Pulau Sawah, Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, Dharmasraya. Jarak tempuhnya kurang lebih 10 kilometer dari pusat kabupaten, jalan lintas Sumatera.
Lalu lintas Festival Pamalayu bisa diatasi dengan manajemen dan rekayasa lalu lintas, sehingga kemacetan jalan bisa diatasi. Begitu juga dengan area parkir yang telah disediakan sanggup menampung ribuan kendaraan roda dua dan ratusan roda empat. Area parkir roda dua disediakan bagi pengunjung Festival Pamalayu persis di pintu masuk komplek Candi Pulau Sawah, dan area parkir roda empat diatur di pinggir jalur lintas kegiatan dan di kawasan Candi Pulau Sawah.
“Alhamdulillah berkat kerja tim Dinas Perhubungan, dibantu Satlantas Dharmasraya, kemacetan jalan yang kita khawatirkan dan menumpuknya parkir dapat diatasi,” terang Kepala Dinas Perhubungan Dharmasraya, Ramilus melalui Sekretaris Dinas setempat Atrizal didampingi pegawai Dishub lainnya, Selasa ( 23/8/2022).
Lanjut Atrizal, untuk mengatasi kemacetan jalan ke titik lokasi Festival Pamalayu pihaknya menempatkan personil dibeberapa persimpangan jalan guna mengingatkan pengendara agar memarkir kendaraan dan melintas di jalur lintas yang telah ditetapkan.
“Rekayasa lalu lintas yang kita ciptakan diikuti oleh pengendara. Sehingga tidak macet yang berarti dan tidak ada kendaraan yang parkir di tempat – tempat yang kita larang,” katanya.
Menurutnya, enam hari pelaksanan Festival Pamalayu. Siang malam pihak Dishub bekerja dengan pola kerja shift guna suksesnya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh kru Dishub, baik itu ANS, maupun non ASN yang telah bekerja sesuai arahan bupati,” pungkasnya.
Sementara itu, salah seorang pengunjung bernama Herman mengaku, pada mulanya dia sangat khawatir dengan kondisi lalu lintas menuju kegiatan Festival Pamalayu. Dalam pikirannya bakal terjadi macet panjang kiloan meter seperti pelaksanaan Festival Pamalayu tahun 2019 lalu.
“Waktu Festival Pamalayu tahun 2019 lalu, masuk ke lokasi acara susah, dan keluarkan pun bisa hitungan jam. Syukur pada kegiatan tahun 2022 ini tidak ada macet yang berarti. Keluar masuk lancar,” pungkas pemilik mobil innova itu. (roni)












