Ditnarkoba Sumbar Tangkap 11 Pengedar dan Pemakai Narkoba

oleh -1.797 views
Tersangka narkotika digiring petugas untuk dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Sumbar, Rabu (18/4). Guspa

 

PADANG-Jajaran Direktorat Narkoba Polda Sumbar, menangkap 11 pengedar dan pemakai narkoba. Selain itu polisi juga menyita 30,67 gram sabu dan 12 kilo ganja, sebagai barang bukti.

Direktur Narkoba Polda Sumbar, Kombes Kumbul, didampingi Kabid Humas, Kombes Syamsi, dalam ekspos kasusnya, Rabu (18/4) mengatakan tersangka pada umumnya ekonomi menengah ke bawah. Seperti, buruh, tukang ojek, nelayan, sopir angkot, tukang batu, pengangguran dan lain sebagainya.

Para tersangka berinisial TK 2I, ID 29, SR 27, ES 25, I 42, AG, H 31, N 48, ZM 37, BS 30. Kini, seluruh pelaku mendekam di sel tahanan Mapolda Sumbar guna penyidikan dan pengembangan kasus ganja dan sabu. Polisi menduga para bandar ganja itu jaringan Aceh.

Dikatakan, pelaku yang ditangkap merupakan bandar, sekaligus pengedara narkotika jenis sabu dan ganja. Mereka kebanyakan berasal dari golongan bawah, ada tukang ojek, buruh, sopir angkot, nelayan, pengangguran dan lainnya, kata Kumbul.

Dari tujuh kasus tersebut penangkapan yang paling menonjol ada dua kasus. Di antara, penangkapan tersangka berinisial I, Senin (9/4) di Jalan Polonia, Padang Utara. Saat penangkapan diamankan tujuh paket sabu dengan berat bersih setelah ditimbang 20,37 gram. Pekerjaan pelaku sopir.

Setelah itu penangkapan di kawasan Air Dingin, Kelurahan Balai Gadang, Koto Tangah, Minggu (15/4). Di sana diamankan dua tersangka berinsial ZM dan BS, yang mana keduan berprofesi buruh.

Barang bukti 12 paket ganja dengan berat bersih 11,5 kilogram. Ganja berasal dari Aceh dengan menggunakan jalan darat dibawa ke Padang dan diturunkan di jalan.

Diakui, narkotika sudah merambah seluruh lapisan, baik kalangan atas maupun kalangan menengah ke bawah. Sebab itu pihaknya terus melakukan penindakan bagi para pengedarnya.

Pasal yang disangkakan kepada pelaku adalah pasal 111,112 dan 114 Undang-Undang Narkotika No.35/2009 dengan ancaman di atas lima tahun penjara. (Guspa)

Loading...