Dinpar Sumbar Kembali Menggelar Sosialisasi WTBOS

Suasana sosialisasi warisan tambang batubara ombilin Sawahlunto (WTBOS) angkatan ke-8 bagi pelaku pariwisata di Hotel Rangkayo Basa, Padang, Senin, (24/10). (soe)

PADANG – Dinas Pariwisata (Dinpar) Provinsi Sumbar kembali menggelar sosialisasi warisan tambang batubara ombilin Sawahlunto (WTBOS) angkatan ke-8 bagi pelaku pariwisata di Hotel Rangkayo Basa, Padang, Senin, (24/10)

Kegiatan diikuti para penggiat pariwisata, penggiat budaya, usaha tour travel, pemandu wisata dan komunitas fotografi, perwakilan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Sawahlunto, Dinas Kebudayaan dan Peninggalan Bersejarah Kota Sawahlunto dan pemangku kepentingan terkait lainnya.

Hadir juga sebagai narasumber Koordinator Pokja Warisan Budaya Dunia, Kemendikbudristek RI Desse Yussubrasta, M.Hum, dan Dosen Universitas Binus Jakarta Teguh Amor Patria.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar melalui Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Doni Hendra mengatakan, sesuai Perda Provinsi Sumatera Barat no. 14 tahun 2019 tentang Perubahan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi (RIPKP) Sumbar terdapat Kawasan Pengembangan Pariwisata Provinsi (KPPP) Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto dan sekitarnya.

Dan WTBOS merupakan salah satu Daya Tarik Wisata Budaya di Sumbar yang akan menjadi tujuan kunjungan wisatawan.

Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto (OCMHS) atau yang disebut dengan Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO Bidang Heritage pada bulan Juli 2019 dengan keputusan Komite Warisan Dunia No. 43 COM 8B.17.

Katanya, Kawasan WTBOS meliputi 7 (tujuh) kabupaten/kota yaitu: Kota Sawahlunto, Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kota Solok, Kab. Solok, Kab. Tanah Datar dan Kab. Padang Pariaman.